Dell PHK 11.000 Karyawan Demi Fokus AI, Saham Justru Melompat
- Istimewa
- Dell resmi memangkas 11.000 karyawan atau 10% dari total staf sepanjang tahun 2025.
- Perusahaan mengalihkan anggaran besar-besaran untuk pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
- Strategi restrukturisasi ini memicu kenaikan harga saham sebesar 24% dan peningkatan dividen.
Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Dell Technologies, resmi melakukan langkah drastis dengan mengumumkan kebijakan PHK Dell terhadap 11.000 karyawan sepanjang tahun fiskal 2025. Kebijakan ini bertujuan mengalihkan sumber daya perusahaan ke pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini menjadi prioritas utama. Hingga Januari 2026, jumlah staf Dell menyusut menjadi 97.000 orang dari posisi tahun sebelumnya yang mencapai 108.000 pekerja.
Efisiensi Berkelanjutan Lewat Strategi One Dell Way
Langkah PHK Dell ini merupakan bagian dari pengurangan tenaga kerja yang terjadi secara konsisten selama tiga tahun berturut-turut. Sejak Februari 2023, total pengurangan telah mencapai 36.000 posisi atau setara dengan 27% dari populasi pekerja awal. Manajemen menekankan bahwa langkah ini penting untuk menjaga disiplin biaya dan memastikan perusahaan tetap kompetitif.
Saat ini, Dell mengintegrasikan seluruh operasionalnya melalui platform tunggal bertajuk “One Dell Way”. Transformasi sistem ini menjadi perombakan terbesar dalam sejarah perusahaan demi meningkatkan efisiensi operasional. Selain memangkas staf, perusahaan juga membatasi perekrutan eksternal secara sistematis untuk menjaga keseimbangan finansial.
Lonjakan Pendapatan dari Infrastruktur AI
Meskipun harus membayar biaya pesangon hingga Rp9,64 triliun, strategi pengalihan anggaran ini membuahkan hasil positif. Unit Infrastructure Solutions Group (ISG) yang fokus pada AI mencatatkan lonjakan pendapatan hingga 40% pada tahun fiskal 2026. Fokus baru ini mencerminkan komitmen Dell untuk memimpin pasar server berbasis kecerdasan artifisial di masa depan.
Dampak Strategis dan Proyeksi Pasar 2027
Pasar modal memberikan respons positif terhadap restrukturisasi organisasi ini dengan kenaikan harga saham Dell sebesar 24% sepanjang tahun berjalan. Perusahaan bahkan berani menaikkan dividen tunai sebesar 20% pada Februari lalu. Selain itu, manajemen mengalokasikan dana fantastis sebesar Rp169,5 triliun untuk program pembelian kembali saham atau share repurchase.
Fenomena PHK Dell ini sejalan dengan tren global yang dilakukan oleh Amazon, Block, dan Atlassian yang juga melakukan efisiensi demi teknologi AI. Dell memproyeksikan pendapatan dari server AI akan berlipat ganda pada tahun 2027 mendatang. Dengan organisasi yang lebih ramping, perusahaan optimistis dapat memberikan nilai inovasi terbaik bagi para pelanggan global mereka.