Fitur Kamera iPhone 18 Pro Terganjal Kasus Hukum Lux Optics
- Apple / Digital Trends
- Pendiri Lux Optics, Ben Sandofsky, menggugat mantan rekannya Sebastiaan de With yang kini bekerja di tim desain Apple.
- Gugatan ini mencakup tuduhan serius terkait penyalahgunaan dana perusahaan sebesar $150.000 dan pencurian kode sumber rahasia.
- Apple sebelumnya sempat berencana mengakuisisi pengembang aplikasi Halide tersebut untuk memperkuat fitur kamera iPhone 18 Pro.
Rencana ambisius Apple untuk menghadirkan fitur profesional pada kamera iPhone 18 Pro kini menghadapi tantangan serius secara hukum. Sebuah gugatan hukum melibatkan mantan pendiri aplikasi kamera populer Halide, Sebastiaan de With, yang baru saja bergabung dengan raksasa teknologi tersebut. Konflik internal di Lux Optics ini berpotensi menghambat integrasi teknologi canggih yang sangat dinantikan oleh para pengguna iPhone di masa depan.
Konflik Internal di Balik Pengembangan Kamera iPhone 18 Pro
Perselisihan ini bermula ketika Ben Sandofsky, salah satu pendiri Lux Optics, melayangkan gugatan terhadap Sebastiaan de With. Melansir laporan dari The Information, de With dipecat pada Desember 2025 karena dugaan pelanggaran finansial yang berat. Ia dituduh menggunakan dana perusahaan lebih dari $150.000 untuk kepentingan pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan Apple pada awal 2026.
Selain masalah keuangan, Sandofsky juga menuduh de With membawa materi rahasia dan kode sumber (source code) milik Lux Optics. Hal ini memicu kekhawatiran mengenai bagaimana Apple akan mengimplementasikan teknologi tersebut. Padahal, Apple sangat menginginkan keahlian tim Halide untuk meningkatkan kemampuan kontrol manual pada kamera iPhone 18 Pro.
Detail Tuduhan Pencurian Materi dan Kode Sumber
Tim hukum de With membantah keras seluruh tuduhan tersebut dan menyebut gugatan ini sebagai tindakan balas dendam semata. Mereka menegaskan bahwa tidak ada kekayaan intelektual milik Lux Optics yang dialihkan ke Apple. Meskipun Apple tidak menjadi tergugat langsung, keterlibatan de With di tim desain mereka membuat perusahaan terseret ke dalam pusaran drama hukum ini.
Apple sendiri awalnya mengeksplorasi opsi akuisisi penuh terhadap Lux Optics pada tahun 2025. Meskipun kesepakatan itu gagal, Apple tetap merekrut de With sebagai langkah strategis untuk mengamankan talenta terbaik di industri fotografi seluler. Kini, langkah cerdas tersebut justru berubah menjadi kerumitan hukum yang tidak terduga di pengadilan.