MediaTek Dimensity 9600 Bocor, Siap Tantang Snapdragon 8 Elite Gen 6
- mediatek
MediaTek kembali menjadi sorotan setelah muncul bocoran terbaru mengenai chipset generasi berikutnya, yakni Dimensity 9600. Informasi ini mencuat di tengah ramainya pembahasan soal calon pesaingnya dari Qualcomm, sehingga persaingan di kelas chipset flagship diprediksi akan semakin sengit dalam waktu dekat.
Berdasarkan laporan dari tipster ternama, Digital Chat Station, Dimensity 9600 disebut akan membawa perubahan besar, terutama pada sektor arsitektur CPU. Jika sebelumnya MediaTek mempertahankan konfigurasi tradisional, kali ini pendekatannya terlihat jauh lebih agresif dan berani.
Salah satu pembaruan paling mencolok adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm N2P dari TSMC. Teknologi ini diyakini mampu menghadirkan efisiensi daya yang lebih baik sekaligus meningkatkan performa secara signifikan. Dengan kata lain, chipset ini tidak hanya akan lebih kencang, tetapi juga lebih hemat energi, sesuatu yang sangat penting untuk perangkat modern.
Namun demikian, perubahan terbesar justru hadir pada desain CPU. Dimensity 9600 dikabarkan akan mengusung konfigurasi baru 2+3+3, yang berarti terdapat dua inti utama (prime core) yang dipadukan dengan enam inti performa tinggi lainnya. Pendekatan ini menjadi yang pertama dalam sejarah seri Dimensity 9.
Sebagai perbandingan, generasi sebelumnya, yakni Dimensity 9500, masih menggunakan konfigurasi satu inti utama yang dikombinasikan dengan beberapa inti performa dan efisiensi. Pada chip tersebut, terdapat satu inti ARM C1-Ultra dengan kecepatan tinggi untuk tugas berat, tiga inti C1-Premium untuk performa stabil, serta empat inti C1-Pro yang difokuskan pada efisiensi daya.
Dengan hadirnya dua inti utama pada Dimensity 9600, MediaTek tampaknya ingin meningkatkan kemampuan multitasking dan pengolahan beban kerja berat secara simultan. Hal ini menjadi penting, terutama karena kebutuhan komputasi modern, seperti kecerdasan buatan, semakin kompleks dari waktu ke waktu.
Menariknya lagi, konfigurasi baru ini secara internal disebut dengan nama “Canyon.” Istilah tersebut mencerminkan perubahan arsitektur yang cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Selain itu, pendekatan ini juga menunjukkan bahwa MediaTek mulai mengejar strategi yang selama ini banyak digunakan oleh kompetitornya.
Di sisi lain, peningkatan tidak hanya terjadi pada CPU. Untuk sektor grafis, Dimensity 9600 dikabarkan akan dibekali GPU generasi baru yang sudah mengadopsi teknologi shader berbasis jaringan saraf. Teknologi ini memungkinkan koordinasi yang lebih baik antara GPU dan NPU, sehingga pemrosesan grafis dan AI dapat berjalan lebih sinkron.