PHK Bergulir! Meta Pecat 200 Karyawan, Tapi Rekrut Tim AI Baru

PHK Bergulir! Meta Pecat 200 Karyawan, Tapi Rekrut Tim AI Baru
Sumber :
  • Meta
  • Penulisan kode otomatis dengan AI coding assistant
  • Analisis data pelanggan dalam hitungan detik
  • Pembuatan konten iklan berbasis personalisasi AI
Harga Asus ROG Zephyrus G16 2026 Melonjak, Gamer Kecewa

“Kami tidak hanya mengurangi biaya kami sedang mendesain ulang cara kerja internal,” ujar Zuckerberg dalam sesi investor awal 2026.

Investasi AI Melonjak: Rp2.300 Triliun untuk Masa Depan

Rekor! Pangsa Pasar Linux Steam Tembus 5%, Libas macOS

Meski memangkas SDM, Meta justru meningkatkan belanja modal hingga 75% pada 2026, dengan anggaran mencapai USD 115–135 miliar. Dana ini dialokasikan untuk:

  • Pembangunan pusat data AI skala besar
  • Pengadaan ribuan GPU khusus AI (seperti NVIDIA H100)
  • Pengembangan model bahasa besar (LLM) generasi berikutnya
  • Ekspansi Meta Superintelligence Labs
Lenovo Yoga Mini i Gen 11: Mini PC AI Berdesain Mewah Resmi

Sebagai bagian dari strategi ini, Meta merekrut Alexander Wang sebagai Chief AI Officer figur kunci yang akan memimpin upaya menciptakan AGI (Artificial General Intelligence) jangka panjang.

Nasib Karyawan Terdampak: Ditawari Pindah atau Keluar

Menurut juru bicara Meta kepada The Times of India, perusahaan berusaha meminimalkan dampak sosial dari PHK:
“Jika memungkinkan, kami mencari peluang lain bagi karyawan yang posisinya terdampak.”
Beberapa karyawan ditawari:

  • Transfer internal ke divisi AI atau infrastruktur
  • Relokasi ke kantor di Austin, Seattle, atau Menlo Park
  • Paket pesangon standar industri ditambah tunjangan kesehatan 6 bulan

Namun, tidak semua menerima tawaran tersebut terutama karena perbedaan lokasi, budaya kerja, atau ketidakcocokan keahlian dengan kebutuhan AI.

Ironi di Balik PHK: Bonus Bos vs Nasib Pekerja

Saat ratusan karyawan kehilangan pekerjaan, Mark Zuckerberg justru berpotensi menerima bonus besar bagian dari skema insentif jangka panjang yang dikaitkan pada kinerja saham dan pencapaian AI.

Skema ini menuai kritik dari serikat pekerja dan aktivis ketenagakerjaan, yang menilai ketimpangan kompensasi semakin melebar di perusahaan teknologi besar.

Apa Arti Ini bagi Industri Teknologi Global?

PHK beruntun Meta mencerminkan tren lebih luas di Silicon Valley:

  • Google dan Amazon juga melakukan efisiensi serupa sejak 2024
  • Fokus beralih dari pertumbuhan eksponensial ke profitabilitas dan efisiensi
  • AI menjadi prioritas mutlak, bahkan mengorbankan divisi non-inti

Bagi tenaga kerja teknologi, ini adalah sinyal kuat: keahlian di bidang AI, machine learning, dan cloud infrastructure kini menjadi kunci utama bertahan di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Halaman Selanjutnya
img_title