Biaya Layanan Shopee Naik per 2 Mei, Cek Aturan Baru 2026

Biaya Layanan Shopee Naik per 2 Mei, Cek Aturan Baru 2026
Sumber :
  • Istimewa

img_title Pangsa Pasar E-commerce Indonesia 2025: Shopee & TikTok Berkuasa
  • Shopee menaikkan biaya layanan program Gratis Ongkir Ekstra mulai 2 Mei 2026.
  • Tarif baru terbagi menjadi kategori produk ukuran biasa (8%) dan ukuran khusus (9,5%).
  • Mulai 1 Juni 2026, seller wajib menanggung sebagian biaya ongkos kirim retur barang.

img_title Shopee Kuasai Pasar E-commerce Indonesia 2025, Capai Rp539 T!

Shopee Indonesia segera memberlakukan pembaruan kebijakan yang berdampak langsung pada margin keuntungan para penjual. Mulai 2 Mei 2026, biaya layanan Shopee untuk program Gratis Ongkir Ekstra resmi mengalami kenaikan signifikan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar kenaikan tarif dasar, tetapi juga memperkenalkan klasifikasi produk berdasarkan dimensi dan berat barang yang lebih spesifik.

Rincian Kenaikan Biaya Layanan Shopee 2026

img_title Cek Riwayat Harga Amazon 1 Tahun Kini Bisa Lewat Rufus AI

Manajemen Shopee kini meninggalkan sistem tarif tunggal dan beralih ke kategori produk ukuran biasa serta ukuran khusus. Produk ukuran biasa mencakup barang dengan berat di bawah 5 kg dan volume maksimal 20.000 cm³. Sementara itu, produk ukuran khusus menyasar barang besar dengan berat di atas 5 kg atau dimensi salah satu sisi melebihi 60 cm.

Pembaruan ini mengubah struktur biaya secara drastis bagi para mitra penjual. Sebelumnya, biaya layanan program ini berada pada angka 6 persen dengan batas maksimal Rp40.000 per produk. Kini, seller dengan kategori ukuran biasa harus membayar 8 persen. Sedangkan seller kategori ukuran khusus terkena tarif 9,5 persen dengan batas maksimal hingga Rp60.000.

Skema Diskon bagi Seller Aktif Beriklan

Shopee tetap memberikan ruang bagi penjual untuk menekan pengeluaran melalui promo biaya layanan. Penjual bisa mendapatkan harga diskon jika mengalokasikan biaya iklan bersih minimal 3 persen dari total penjualan bulanan.

Syarat khusus juga berlaku untuk kategori tertentu seperti perhiasan dan elektronik. Penjual di kategori ini cukup menjaga biaya iklan minimal 0,5 persen untuk mendapatkan keringanan serupa. Strategi ini mendorong seller untuk lebih aktif menggunakan fitur iklan internal platform.

Aturan Baru Ongkir Retur per Juni 2026

Selain kenaikan biaya layanan, Shopee juga memperketat kebijakan pengembalian barang mulai 1 Juni 2026. Perusahaan kini mewajibkan seller untuk ikut menanggung biaya ongkos kirim (ongkir) pada transaksi retur. Aturan ini tetap berlaku meski pembeli mengajukan pengembalian hanya karena berubah pikiran.

Kontribusi seller untuk ongkir retur ini memiliki batas maksimal Rp5.000 untuk setiap arah pengiriman. Artinya, dalam satu siklus pengembalian barang, seorang penjual berisiko menanggung total biaya Rp10.000. Kebijakan ini berlaku luas, bahkan mencakup kasus pengiriman gagal yang bukan murni kesalahan penjual.

Dampak Operasional bagi Penjual Lokal

Kebijakan baru ini memaksa para pelaku UMKM untuk menghitung ulang strategi penetapan harga produk mereka. Pengecualian hanya berlaku jika kegagalan pengiriman terbukti merupakan kesalahan pihak logistik atau ekspedisi secara penuh. Selain itu, pesanan instan saat ini masih terbebas dari aturan kontribusi ongkir retur tersebut.

Para penjual perlu memantau dashboard performa secara berkala untuk memastikan kategori produk mereka sudah sesuai. Penyesuaian biaya layanan Shopee dan aturan retur ini menandai pergeseran beban operasional dari platform kepada ekosistem penjual di tengah persaingan e-commerce yang semakin ketat.