Chuwi AuBox X Mini PC dengan Intel Core Ultra 7, Dukung Tiga Layar 8K

Chuwi AuBox X Mini PC
Sumber :
  • chuwi

Chuwi kembali meramaikan pasar komputer ringkas dengan menghadirkan AuBox X Mini PC, perangkat mungil yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna modern. Mulai dari profesional kreatif, pengembang, hingga pengguna rumahan, perangkat ini menawarkan kombinasi performa tinggi dan desain minimalis. Peluncuran globalnya juga langsung menarik perhatian karena membawa spesifikasi kelas atas dalam ukuran yang jauh lebih kecil dibanding PC konvensional.

img_title Peladn HO5 AI 470 Mini PC Hadir Bawa Kekuatan Prosesor AMD Ryzen Terbaru

Sejak awal diperkenalkan, AuBox X diposisikan sebagai solusi komputasi fleksibel. Di satu sisi, ukurannya yang ringkas membuatnya mudah ditempatkan di berbagai ruang kerja. Di sisi lain, spesifikasi yang diusung mampu menangani berbagai tugas berat, termasuk pekerjaan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Dengan harga peluncuran sekitar 759 dolar AS dan harga normal 929 dolar AS, perangkat ini masuk dalam kategori premium untuk kelas mini PC.

Dari sektor dapur pacu, AuBox X dibekali prosesor Intel Core Ultra 7 256V generasi terbaru. Prosesor ini mengusung konfigurasi delapan inti dan delapan thread, serta mampu mencapai kecepatan turbo hingga 4,8 GHz. Artinya, pengguna bisa menjalankan berbagai aplikasi berat secara bersamaan tanpa kendala berarti. Selain itu, kehadiran NPU AI Boost dari Intel memberikan dorongan signifikan pada kinerja pemrosesan AI.

img_title Pova 8 5G Resmi Meluncur dengan Baterai 8000mAh, Layar 144Hz dan Dimensity 7100

Kemampuan AI yang ditawarkan pun bukan sekadar pelengkap. Dengan performa hingga 47 TOPS, mini PC ini mampu menjalankan berbagai tugas berbasis AI secara lokal. Misalnya, integrasi model bahasa, pembuatan gambar berbasis AI, hingga otomatisasi workflow. Menariknya, semua proses tersebut bisa berjalan dengan latensi rendah, sehingga respons terasa lebih cepat sekaligus menjaga keamanan data karena tidak harus selalu terhubung ke cloud.

Beranjak ke sektor memori dan penyimpanan, Chuwi menyematkan RAM LPDDR5X sebesar 16GB dengan kecepatan tinggi mencapai 8533 MT/s. Kombinasi ini membuat multitasking terasa mulus, bahkan saat membuka banyak aplikasi sekaligus. Sementara itu, untuk penyimpanan, tersedia SSD PCIe 4.0 berkapasitas 1TB yang mampu memberikan kecepatan baca tulis tinggi.

img_title Anker Smart Display Charger Pro+ 160W Resmi Meluncur, Dukung Xiaomi 120W dan Huawei 66W

Tidak berhenti di situ, AuBox X juga menawarkan fleksibilitas ekspansi melalui dua slot M.2. Salah satunya bahkan sudah mendukung PCIe 5.0, yang berarti pengguna dapat melakukan upgrade penyimpanan dengan teknologi terbaru di masa depan. Dengan kata lain, perangkat ini dirancang agar tetap relevan dalam jangka panjang.

Untuk urusan grafis, Chuwi mempercayakan pada GPU terintegrasi Intel Arc 140V. Performa grafisnya disebut-sebut mampu bersaing dengan GPU diskrit kelas menengah seperti RTX 3050. Hal ini tentu menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kemampuan grafis untuk editing video, desain, hingga gaming ringan.

Selain itu, pengalaman multimedia juga terasa lebih optimal. Pemutaran video resolusi tinggi seperti 4K dapat berjalan dengan lancar, sementara rendering grafis juga bisa dilakukan dengan cukup cepat. Bahkan, bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, tersedia dukungan GPU eksternal melalui port USB4. Dengan begitu, perangkat ini bisa di-upgrade untuk menjalankan game AAA atau pekerjaan 3D profesional.

Salah satu fitur yang paling menonjol adalah dukungan multi-display. AuBox X mampu menghubungkan hingga tiga layar sekaligus. Tidak hanya itu, resolusi yang didukung juga sangat tinggi, yakni hingga 8K pada 60Hz atau 4K pada 144Hz. Dukungan ini tersedia melalui berbagai port, seperti HDMI 2.1, DisplayPort 1.4, dan USB4.

Kemampuan tersebut tentu sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas. Misalnya, pengguna bisa membuka beberapa aplikasi sekaligus di layar berbeda, atau menjalankan workflow kreatif dengan tampilan yang lebih luas. Hal ini sangat relevan bagi desainer, editor video, maupun developer yang membutuhkan ruang kerja digital lebih besar.

Di sisi konektivitas, AuBox X juga tidak kalah modern. Perangkat ini sudah mendukung Wi-Fi 6E yang menawarkan koneksi internet lebih cepat dan stabil. Selain itu, terdapat Bluetooth 5.4 untuk koneksi perangkat nirkabel, serta dua port Ethernet 2.5Gb yang cocok untuk kebutuhan jaringan berkecepatan tinggi.

Desainnya sendiri menjadi salah satu daya tarik utama. Dengan bobot hanya sekitar 580 gram dan dimensi 128,4 mm x 128,4 mm x 40,5 mm, mini PC ini sangat mudah ditempatkan di meja kerja, bahkan di ruang yang terbatas sekalipun. Desain ringkas ini juga memudahkan pengguna yang ingin membangun setup minimalis tanpa mengorbankan performa.

Tidak hanya dari sisi hardware, Chuwi juga melengkapi perangkat ini dengan sistem operasi Windows 11 Pro. Kehadiran sistem operasi ini memberikan akses ke berbagai fitur produktivitas modern. Selain itu, terdapat dukungan Windows Copilot+ berbasis AI yang membantu pengguna dalam menyelesaikan berbagai tugas dengan lebih efisien.

Dengan kombinasi tersebut, AuBox X mampu menangani berbagai skenario penggunaan. Mulai dari pekerjaan kantor, pengembangan aplikasi, hingga produksi konten kreatif. Bahkan, perangkat ini juga cukup mumpuni untuk kebutuhan hiburan seperti streaming dan gaming ringan.

Jika dibandingkan dengan produk lain di pasar, persaingan di segmen mini PC memang semakin ketat. Beberapa produsen besar juga menghadirkan perangkat serupa dengan spesifikasi tinggi. Namun demikian, AuBox X tetap memiliki daya tarik tersendiri berkat keseimbangan antara performa, fitur AI, dan desain ringkas.

Secara keseluruhan, kehadiran Chuwi AuBox X menunjukkan bahwa mini PC kini bukan lagi sekadar perangkat alternatif. Sebaliknya, perangkat ini telah berkembang menjadi solusi komputasi utama yang mampu menggantikan desktop tradisional dalam banyak skenario. Dengan performa tinggi, dukungan AI, serta fleksibilitas ekspansi, AuBox X menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan komputer kecil namun bertenaga.