Huawei Pura 90 Series Hadir: Layar Datar, Kirin Baru, & Telefoto 200MP!
- Huawei
Gadget – Setelah melewatkan satu siklus peluncuran, Huawei kembali dengan gebrakan besar. Di akhir April 2026, perusahaan asal Tiongkok itu memperkenalkan Pura 90 series trio flagship terbarunya yang terdiri dari Pura 90, Pura 90 Pro, dan Pura 90 Pro Max dengan spesifikasi yang benar-benar direkayasa ulang dari nol.
Tidak hanya tampilan, tapi juga arsitektur chip, sistem kamera, dan filosofi desain mengalami transformasi signifikan. Yang paling mencolok? Huawei meninggalkan layar melengkung yang menjadi ciri khas selama bertahun-tahun, dan kembali ke layar datar OLED beresolusi 1.5K sebuah pernyataan desain yang jelas: fokus pada pengalaman pengguna nyata, bukan sekadar estetika futuristik.
Namun, sorotan utama jatuh pada Pura 90 Pro Max, yang membawa kamera telefoto 200MP pertama di dunia berbasis sensor SmartSens SCC80XS. Ini bukan sekadar angka besar melainkan lompatan teknologi dalam fotografi zoom berkualitas tinggi.
Artikel ini mengupas tuntas desain, performa, inovasi kamera, baterai, chipset Kirin terbaru, serta strategi Huawei untuk merebut kembali mahkota benchmark kamera global.
Desain: Kembali ke Layar Datar, Lebih Praktis dan Tahan Lama
Setelah era panjang dominasi layar curved edge, Huawei secara resmi mengubur tren tersebut. Seluruh lini Pura 90 kini hadir dengan layar datar OLED 1.5K, memberikan:
- Pengalaman sentuh lebih akurat
- Minim refleksi samping
- Lebih mudah dipasangi pelindung layar
- Tampilan lebih “netral” dan profesional
Model standar Pura 90 hadir dengan layar 6,84 inci, ketebalan 6,9 mm, dan bobot 203 gram cukup ringan mengingat kapasitas baterainya yang besar. Desainnya diperkuat dengan Kunlun Glass generasi kedua, kaca proprietary Huawei yang diklaim lebih tahan jatuh dibanding Gorilla Glass versi terbaru.
Semua model juga dilengkapi sertifikasi IP68, menjamin ketahanan terhadap debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Performa: Chipset Kirin 9030, Lompatan Teknologi Setelah Bertahun-Tahun Terkekang
Salah satu momen paling penting dalam peluncuran ini adalah kehadiran chipset “9-series” baru, kemungkinan besar bernama Kirin 9030. Ini merupakan kemajuan node fabrikasi pertama Huawei sejak tekanan sanksi AS membatasi mereka pada proses 7nm.
Jika benar menggunakan node di bawah 7nm (misalnya 5nm atau bahkan 4nm), maka Kirin 9030 akan menutup kesenjangan performa yang selama ini membuat Pura dan Mate series kalah dalam benchmark CPU/GPU dibanding Snapdragon 8 Gen 3 atau Dimensity 9300+.