Lawan DJI! Oppo Rilis Gimbal Kamera Pertama, Ini Bocorannya

Lawan DJI! Oppo Rilis Gimbal Kamera Pertama, Ini Bocorannya
Sumber :
  • Oppo

Gadget – Dunia kamera genggam pintar akan segera menyambut pemain baru yang sangat ditunggu: Oppo. Perusahaan asal Tiongkok ini telah secara internal menyetujui pengembangan gimbal kamera portabel pertamanya, yang diberi nama kode “Fuyao” dalam bahasa Mandarin berarti “bangkit” atau “naik”. Langkah ini menandai ekspansi strategis Oppo dari ranah smartphone ke ekosistem pencitraan lengkap, dengan target jelas: menyaingi dominasi DJI di segmen kamera gimbal saku.

img_title DJI Terancam! OPPO dan Vivo Siapkan Kamera Saku 200MP, Lebih Gahar dari Osmo Pocket 4

Menurut laporan terbaru, perangkat ini diproyeksikan diluncurkan pada kuartal IV 2026, kemungkinan besar berbarengan dengan seri flagship Oppo Find X10. Jika strategi ini terealisasi, Oppo tidak hanya memperkenalkan ponsel andalan tapi juga membangun narasi sebagai penyedia solusi pencitraan profesional end-to-end, dari sensor hingga stabilisasi fisik.

Artikel ini mengupas tuntas latar belakang proyek Fuyao, spesifikasi yang diketahui, posisi kompetitifnya melawan DJI Osmo Pocket 4, serta dinamika pasar yang mendorong merek smartphone masuk ke ranah kamera genggam.

img_title Xiaomi, Vivo, OPPO Berebut Rilis Flagship September 2026-Siapa yang Bertahan?

Apa Itu Proyek Fuyao? Kamera Gimbal Mandiri, Bukan Aksesori Ponsel

Berbeda dengan aksesori gimbal ponsel seperti Zhiyun atau DJI OM Series, Fuyao dirancang sebagai perangkat mandiri mirip bentuk dan fungsi DJI Osmo Pocket. Ia hadir dalam desain vertikal ringkas, muat di saku, dan berfokus pada stabilisasi 3-axis fisik untuk merekam video ultra-halus tanpa getaran.

img_title MediaTek Dimensity 9600 Pro Bocor: CPU 5 GHz, LPDDR6 & Skor Geekbench 4.300!

Beberapa poin kunci tentang Fuyao:

  • Bukan attachment ponsel, tapi kamera utuh dengan sensor, lensa, dan baterai sendiri
  • Mengusung stabilisasi gimbal mekanis 3-axis standar emas untuk kualitas rekaman vlog
  • Dikembangkan oleh tim internal Oppo yang selama ini fokus pada computational imaging

Nama “Fuyao” mencerminkan ambisi Oppo untuk bangkit sebagai pemain serius di dunia pencitraan profesional
Meski spesifikasi teknis belum diumumkan, sumber menyebut Oppo menginvestasikan sumber daya signifikan ke proyek ini termasuk kolaborasi potensial dengan mitra optik global.

Mengapa Sekarang? Celah di Produk DJI Osmo Pocket 4

Peluang emas bagi Oppo muncul karena kelemahan struktural DJI Osmo Pocket 4, yang diluncurkan 16 April 2026. Meski unggul dalam banyak aspek seperti sensor 1 inci 37MP, perekaman 4K/240fps, dan penyimpanan internal 107GB produk DJI itu tidak memiliki dua fitur penting:

  • Tidak tahan cuaca (no weather sealing)
  • Tidak ada zoom optik

Bagi kreator konten profesional atau semi-profesional, dua kekurangan ini menjadi hambatan nyata saat syuting di luar ruangan atau butuh fleksibilitas framing.

Di sinilah Oppo melihat celah. Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam pencitraan komputasi lewat kemitraan dengan Hasselblad, Oppo berpotensi menawarkan:

  • Pemrosesan AI real-time untuk warna, noise reduction, dan HDR
  • Integrasi ekosistem dengan ponsel Find X10 (misalnya transfer file instan, remote control via Bluetooth)
  • Desain lebih tangguh, mungkin dengan IP rating dasar

Alih-alih hanya menyaingi DJI dari sisi harga, Oppo tampaknya ingin menang di dimensi kualitas gambar dan pengalaman pengguna holistik.

Lanskap Kompetisi: Vivo, Honor, dan Insta360 Ikut Meramaikan

Oppo bukan satu-satunya yang melihat potensi pasar ini. Segmen kamera gimbal saku sedang ramai:

Vivo

  • Mulai mengembangkan gimbal kamera sejak akhir 2024
  • Prototipe pertama sudah melewati tahap mould (cetakan casing)
  • Belum ada jadwal peluncuran resmi, tapi bisa jadi lebih cepat dari Oppo

Honor

  • Sudah meluncurkan produk serupa lewat platform ekosistemnya
  • Fokus pada integrasi dengan laptop dan tablet Honor

Insta360

  • Bersiap merilis Luna Ultra, pesaing langsung Osmo Pocket 4
  • Fitur unggulan: zoom optik 6x dan desain modular
  • Sensor 1 inci, tetapi dengan pendekatan berbeda: lebih ke action camera hybrid

Masuknya tiga merek smartphone besar sekaligus menunjukkan bahwa pasar kini cukup matang untuk bersaing dan bahwa keunggulan DJI di perangkat keras mulai diimbangi oleh kekuatan software dan ekosistem dari rivalnya.

Koneksi Strategis dengan Oppo Find X10

Rumor kuat menyebut seri Oppo Find X10 akan diluncurkan pada Oktober 2026. Jika Fuyao dirilis bersamaan, ini bukan kebetulan melainkan strategi pemasaran cerdas:

  • Positioning sebagai “Imaging Ecosystem”: Oppo tak lagi sekadar pembuat ponsel, tapi penyedia solusi visual lengkap
  • Cross-promotion: Pembeli Find X10 bisa ditawari bundling dengan Fuyao
  • Demo langsung: Fitur AI dan transfer data antar-perangkat bisa dipamerkan secara langsung di acara peluncuran

Belum ada konfirmasi resmi, tapi sinkronisasi waktu ini terlalu presisi untuk dianggap kebetulan.

Tantangan Utama: Bisakah Oppo Kalahkan DJI di Permainannya Sendiri?

Pertanyaan terbesar bukan apakah Oppo bisa membuat gimbal kamera tapi apakah mereka bisa mengalahkan DJI dalam hal yang paling dihargai pengguna:

  • Stabilitas gerak
  • Kualitas video di kondisi cahaya rendah
  • Daya tahan baterai
  • Antarmuka pengguna yang intuitif

DJI telah menguasai segmen ini selama bertahun-tahun. Mereka punya pengalaman teknik mendalam, algoritma stabilisasi proprietary, dan loyalitas komunitas kreator.

Keunggulan Oppo terletak di AI dan integrasi ekosistem. Tapi jika Fuyao hanya menawarkan “HP dengan lensa tambahan”, ia akan gagal. Untuk sukses, Fuyao harus berdiri sendiri sebagai perangkat profesional bukan sekadar pelengkap ponsel.

Kesimpulan: Era Baru Persaingan di Dunia Kamera Genggam Telah Dimulai

Dengan proyek Fuyao, Oppo mengirim sinyal kuat: mereka ingin menjadi pemain utama dalam pencitraan digital, bukan hanya di ponsel. Langkah ini sejalan dengan tren industri di mana batas antara smartphone, camera, dan AI assistant semakin kabur.

Jika dieksekusi dengan baik, Fuyao bisa menjadi pesaing serius pertama bagi DJI Osmo Pocket 4 bukan karena lebih murah, tapi karena lebih cerdas, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif terhadap kebutuhan kreator modern.

Satu hal pasti: pasar kamera gimbal saku tidak lagi milik DJI sendirian. Dan bagi konsumen, persaingan ini hanya akan membawa satu hasil produk yang lebih baik, lebih inovatif, dan lebih terjangkau.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget