Xiaomi 17T Pro Bocor di Geekbench, Bawa Dimensity 9500 dan Baterai 7.000mAh
- xiaomi
Kehadiran ponsel flagship terbaru dari Xiaomi kembali mencuri perhatian. Setelah varian standar Xiaomi 17T lebih dulu muncul, kini giliran Xiaomi 17T Pro yang terdeteksi di basis data Geekbench AI. Kemunculan ini sekaligus membuka sejumlah detail penting terkait spesifikasi dan arah pengembangan perangkat tersebut.
Berdasarkan data yang beredar, Xiaomi 17T Pro terdaftar dengan nomor model 2602EPTC0G yang mengindikasikan bahwa ini adalah varian global. Hal ini tentu menjadi kabar menarik, karena biasanya model global memberikan gambaran paling dekat dengan versi yang akan dipasarkan secara luas, termasuk ke berbagai negara.
Dari sisi performa, Xiaomi tampaknya tidak main-main. Perangkat ini ditenagai oleh chipset terbaru MediaTek Dimensity 9500 yang dibangun dengan fabrikasi 3nm. Teknologi ini memungkinkan efisiensi daya yang lebih baik sekaligus peningkatan performa yang signifikan dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, chipset ini mengusung arsitektur CPU yang cukup unik, yakni menggunakan konfigurasi semua inti besar.
Secara lebih rinci, prosesor tersebut memiliki satu inti utama dengan performa tinggi yang mampu mencapai kecepatan hingga 4,21GHz. Kemudian, ada tiga inti tambahan yang juga difokuskan untuk performa tinggi, serta empat inti lain yang dirancang untuk efisiensi daya. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara kinerja maksimal dan konsumsi energi yang tetap hemat.
Tak hanya itu, chipset ini juga didukung oleh GPU Mali generasi terbaru yang menjanjikan peningkatan grafis, terutama untuk kebutuhan gaming maupun multimedia. Sementara itu, sektor kecerdasan buatan turut mendapat perhatian dengan kehadiran NPU yang lebih canggih. Dengan dukungan ini, Xiaomi 17T Pro diproyeksikan mampu menjalankan berbagai fitur AI langsung di perangkat tanpa harus bergantung pada cloud.
Hal tersebut juga terlihat dari hasil pengujian Geekbench AI. Dalam pengujian presisi tunggal, perangkat ini mencatat skor 974. Sementara itu, pada presisi setengah, skornya mencapai 1.171, dan untuk pengujian terkuantisasi, angkanya berada di 1.334. Walaupun angka-angka ini tidak sepenuhnya menggambarkan performa di dunia nyata, setidaknya memberikan indikasi bahwa kemampuan AI pada perangkat ini cukup mumpuni.