Xiaomi Rilis Sikat Gigi Pintar dengan Baterai 180 Hari, Ini Keunggulannya
- xiaomi
Di sisi lain, aspek keamanan turut menjadi perhatian utama. Xiaomi melengkapi perangkat ini dengan sistem peringatan tekanan yang cerdas. Ketika pengguna menyikat terlalu keras, sikat gigi akan memberikan respons berupa getaran tambahan, lampu indikator yang berkedip merah, serta penurunan daya otomatis. Fitur ini dirancang untuk melindungi gusi dari potensi iritasi atau kerusakan akibat tekanan berlebih.
Tidak hanya itu, Xiaomi juga menyediakan dua jenis kepala sikat untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang berbeda. Kepala sikat standar dirancang untuk pembersihan harian dengan kombinasi bulu spiral ganda dan bentuk bulan sabit yang mampu menjangkau sela-sela gigi. Sementara itu, kepala sikat lembut ditujukan bagi pengguna dengan gusi sensitif, menggunakan susunan bulu melingkar dengan tingkat kelembutan yang lebih tinggi.
Kedua jenis kepala sikat ini dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan seperti bulu bebas tembaga, lapisan karet lembut, serta indikator warna yang memudahkan pengguna mengetahui kapan harus mengganti kepala sikat. Xiaomi sendiri menyarankan penggantian dilakukan setiap tiga bulan untuk menjaga efektivitas pembersihan.
Sebagai perangkat pintar, sikat gigi ini juga dapat terhubung dengan aplikasi Xiaomi Home melalui teknologi Bluetooth Low Energy 5.4. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat membuat rencana menyikat gigi yang dipersonalisasi, mengatur intensitas pembersihan, serta memantau laporan penggunaan secara berkala. Selain itu, aplikasi juga memberikan analisis risiko plak dan rekomendasi perawatan gigi yang dapat membantu meningkatkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut.
Dari sisi daya, Xiaomi Mijia Smart Electric Toothbrush Pro menawarkan performa baterai yang cukup impresif. Dalam mode lembut, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 180 hari dalam sekali pengisian daya. Sementara itu, pada mode standar, daya tahan baterainya mencapai sekitar 90 hari. Angka ini tentu menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan perangkat praktis tanpa harus sering mengisi ulang daya.
Proses pengisian daya pun dibuat lebih fleksibel dengan penggunaan port USB Type-C. Bahkan, pengisian singkat selama dua menit saja sudah cukup untuk mendukung satu sesi pembersihan mendalam. Hal ini sangat membantu, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.