MacBook M5 vs M4 Pro: Beda Rp6 Juta, Mana yang Lebih Worth It?

MacBook M5 vs M4 Pro: Beda Rp6 Juta, Mana yang Lebih Worth It?
Sumber :
  • Apple

Gadget – Apple terus memperluas dominasinya di pasar laptop premium dengan peluncuran MacBook Pro berbasis chip M5, yang langsung bersaing ketat dengan pendahulunya, MacBook Pro M4 Pro. Di Indonesia, melalui iBox, kedua perangkat ini dibanderol dengan selisih signifikan:

img_title macOS 28 Akhiri Dukungan Rosetta 2, Banyak Aplikasi Intel Tak Bisa Lagi Dipakai
  • MacBook Pro M5: Rp27 juta
  • MacBook Pro M4 Pro: Rp33 juta

Secara desain, keduanya nyaris tak bisa dibedakan layar Liquid Retina XDR, bodi aluminium, dan port yang mirip. Namun, di balik kemiripan itu, performa, efisiensi, dan target pengguna keduanya sangat berbeda.

img_title Siri Sekarang Bisa Baca Layar & Akses Pesan! Ini Fitur Gila macOS 27 Golden Gate

Artikel ini mengupas 7 aspek kritis berdasarkan pengujian real-world untuk membantumu memutuskan: apakah tambahan Rp6 juta untuk M4 Pro benar-benar sepadan, atau justru M5 menawarkan nilai lebih cerdas?

1. Port dan Kecepatan SSD: Thunderbolt 5 vs SSD Internal Super Kencang

img_title Apple Umumkan macOS 26 Tahoe Jadi Versi Terakhir untuk Mac Intel

Salah satu keunggulan utama M4 Pro adalah dukungan port Thunderbolt 5, yang menawarkan bandwidth hingga 120 Gbps dua kali lipat lebih cepat dari Thunderbolt 4 pada M5. Ini sangat menguntungkan bagi profesional yang sering menggunakan SSD eksternal berkecepatan tinggi untuk transfer file video 8K atau dataset besar.

Namun, kejutan datang dari penyimpanan internal. Meski M5 hanya punya Thunderbolt 4, SSD bawaannya justru jauh lebih cepat dalam kecepatan baca/tulis. Hasil benchmark menunjukkan:

  • M5: ~7.200 MB/s (baca), ~6.800 MB/s (tulis)
  • M4 Pro: ~5.400 MB/s (baca), ~5.100 MB/s (tulis)

Artinya, untuk aktivitas sehari-hari seperti booting, membuka aplikasi berat, atau menyimpan proyek lokal, M5 lebih responsif meski kalah di transfer eksternal.

2. Performa CPU dan RAM: Responsif Harian vs Daya Tahan Multitasking Berat

Chip M5 unggul dalam single-core performance, mencatat skor tertinggi di Geekbench 6 (~3.200 poin). Ini membuat aktivitas seperti browsing, editing dokumen, atau multitasking ringan terasa sangat lancar.

Namun, saat beban kerja meningkat rendering 3D, simulasi data, atau kompilasi kode M4 Pro langsung mendominasi berkat:

  • 24 GB RAM unified memory (vs 16 GB di M5 standar)
  • Lebih banyak performance core (12-core CPU: 6P + 6E vs 8-core: 4P + 4E di M5)

Dalam uji multi-core, M4 Pro mencetak ~14.500 poin, sementara M5 berada di kisaran ~9.800 poin selisih hampir 50%. Bagi developer, ilustrator, atau insinyur, ini bukan sekadar angka tapi jam kerja yang bisa dipangkas.

Halaman Selanjutnya
img_title