Xiaomi Android 17 Beta Resmi Dirilis, Ini Daftar Perangkat dan Cara Instalasi

Xiaomi Rilis Android 17 Beta
Sumber :
  • Xiaomi

Xiaomi kembali membuat gebrakan di dunia perangkat lunak dengan merilis program pratinjau pengembang Android 17. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan asal Tiongkok tersebut terus mempercepat inovasi, terutama dalam pengembangan antarmuka HyperOS yang kini memasuki versi baru. Menariknya, rilis awal ini tidak tersedia untuk semua pengguna, melainkan hanya untuk sejumlah perangkat flagship tertentu.

img_title HP Anda Kebagian? Samsung Rilis One UI 8.5 ke 54+ Perangkat, Ini Daftar Lengkapnya!

Pada tahap awal, program beta Android 17 ini hanya bisa dinikmati oleh empat perangkat, yakni Xiaomi 17, Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 15T Pro, serta Leica Leitzphone yang didukung Xiaomi. Dengan kata lain, Xiaomi masih membatasi akses demi memastikan stabilitas sistem sebelum nantinya diperluas ke lebih banyak perangkat.

Namun demikian, kehadiran program ini tetap menjadi kabar baik bagi para penggemar teknologi. Pasalnya, pengguna yang berpartisipasi akan mendapatkan kesempatan mencoba berbagai fitur terbaru jauh sebelum dirilis secara global. Selain itu, mereka juga bisa memberikan masukan yang akan membantu Xiaomi menyempurnakan sistem operasinya.

img_title Daftar Lengkap Realme yang Dapat Android 17 & Realme UI 8.0!

Perubahan Strategi HyperOS Jadi Sorotan

Di sisi lain, ada hal menarik yang ikut mencuri perhatian, yaitu perubahan strategi penamaan HyperOS. Berdasarkan laporan terbaru, Android 17 beta hadir dengan HyperOS 3.3. Hal ini cukup mengejutkan karena Xiaomi melewati versi 3.2 tanpa penjelasan resmi.

img_title Bootloop Android 17 Ancam Google Pixel, Google Siapkan Solusi Khusus

Situasi ini menimbulkan spekulasi bahwa Xiaomi belum akan langsung melompat ke HyperOS 4. Sebaliknya, perusahaan tampaknya memilih untuk memaksimalkan HyperOS 3.x dengan pembaruan yang lebih matang sebelum beralih ke generasi berikutnya.

Dengan demikian, HyperOS 3.3 bisa dianggap sebagai versi penyempurnaan yang membawa berbagai peningkatan penting, baik dari sisi performa, efisiensi, maupun pengalaman pengguna.

Perlu Dipahami Sebelum Instalasi Beta

Meski terdengar menarik, penting untuk dipahami bahwa versi beta bukanlah sistem yang sepenuhnya stabil. Dalam praktiknya, pengguna mungkin akan menemukan bug, fitur yang belum sempurna, atau bahkan aplikasi yang tidak berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tidak memasang versi beta pada perangkat utama yang digunakan sehari-hari. Sebagai alternatif, gunakan perangkat cadangan agar aktivitas penting tidak terganggu.

Selain itu, langkah paling krusial sebelum melakukan instalasi adalah mencadangkan seluruh data penting. Pengguna dapat memanfaatkan layanan cloud atau memindahkan data ke perangkat lain untuk menghindari risiko kehilangan data.

Langkah Instalasi Android 17 Beta Xiaomi

Bagi pengguna yang sudah siap mencoba, proses instalasi sebenarnya cukup sederhana, meskipun membutuhkan perhatian ekstra. Pertama, pastikan perangkat sudah menggunakan versi firmware yang sesuai.

Untuk Xiaomi 17, versi firmware yang dibutuhkan adalah OS3.0.301.0.WPCMIXM. Sementara itu, Xiaomi 17 Ultra dan Leica Leitzphone menggunakan OS3.0.9.0.WPAMIXM. Adapun Xiaomi 15T Pro memerlukan OS3.0.11.0.WOSMIXM.

Setelah itu, pengguna perlu mengunduh file ROM beta Android 17 sesuai dengan perangkat masing-masing. File tersebut kemudian dipindahkan ke penyimpanan internal jika belum tersimpan di sana.

Langkah berikutnya, buka menu Pengaturan, lalu masuk ke bagian Tentang Ponsel. Di halaman tersebut, ketuk logo HyperOS yang berada di bagian atas. Selanjutnya, tekan bagian tersebut sebanyak sepuluh kali hingga opsi tambahan muncul.

Kemudian, klik ikon tiga titik di pojok kanan atas dan pilih menu “Pilih paket pembaruan”. Dari sini, pengguna bisa memilih file ROM yang sudah diunduh sebelumnya untuk memulai proses instalasi.

Namun perlu diingat, proses ini tergolong pembaruan besar sehingga membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan update biasa. Oleh sebab itu, pastikan baterai perangkat minimal berada di angka 40 persen. Selain itu, ruang penyimpanan kosong setidaknya 10GB juga sangat dianjurkan agar instalasi berjalan lancar.

Opsi Kembali ke Versi Stabil

Di samping itu, Xiaomi juga menyediakan opsi bagi pengguna yang ingin kembali ke versi stabil. Hal ini penting, terutama jika pengguna mengalami kendala serius selama menggunakan versi beta.

Proses downgrade dapat dilakukan dengan mengunduh firmware resmi sesuai perangkat, kemudian menginstalnya dengan metode yang sama seperti instalasi beta. Meski demikian, langkah ini berpotensi menghapus seluruh data di perangkat.

Karena itu, sekali lagi, pencadangan data menjadi langkah yang tidak boleh diabaikan.

Potensi dan Harapan ke Depan

Melihat langkah Xiaomi yang cukup agresif dalam merilis Android 17 beta, dapat disimpulkan bahwa perusahaan ini ingin tetap berada di garis depan inovasi sistem operasi. Dengan menggabungkan Android terbaru dan HyperOS 3.3, Xiaomi berupaya menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih optimal.

Ke depannya, besar kemungkinan program beta ini akan diperluas ke lebih banyak perangkat, termasuk lini mid-range. Selain itu, versi final Android 17 dengan HyperOS juga diperkirakan akan membawa fitur-fitur yang lebih matang dan stabil.

Dengan demikian, bagi pengguna yang gemar mencoba teknologi terbaru, program ini tentu menjadi kesempatan menarik. Namun bagi pengguna umum, menunggu versi stabil tetap menjadi pilihan paling aman.