Heboh Fenomena Awan Pelangi di Bogor, Cek Penjelasan BRIN

Heboh Fenomena Awan Pelangi di Bogor, Cek Penjelasan BRIN
Sumber :
  • Istimewa

img_title 10 Game Santai untuk Kaum Rebahan, Cocok Dimainkan Saat Mager di Rumah
  • Fenomena awan pelangi muncul menghiasi langit Bogor dan Sentul pada Jumat, 1 Mei 2026.
  • Peneliti BRIN, Thomas Jamalludin, menegaskan bahwa fenomena ini merupakan kejadian atmosfer yang normal dan bukan pertanda bencana.
  • Secara ilmiah, warna pelangi tersebut muncul karena proses difraksi cahaya oleh tetes air atau kristal es kecil pada awan yang tipis.

img_title 3 Game Trending Mei 2026 dengan Grafis Terbaik dan Fitur Canggih

Warga Jawa Barat baru-baru ini menyaksikan fenomena awan pelangi yang memukau di langit Bogor dan Sentul pada Jumat (1/5/2026). Foto dan video pemandangan langka tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial. Banyak netizen mengagumi keindahan warna-warni di balik awan, namun sebagian lainnya mengkhawatirkan potensi bencana alam.

Apa Itu Fenomena Awan Pelangi Menurut BRIN?

img_title 6 ID Rumah Hantu Sakura School Simulator yang Lagi Viral dan Bikin Merinding

Peneliti senior BRIN, Thomas Jamalludin, segera memberikan klarifikasi untuk menenangkan masyarakat. Ia menyatakan bahwa kemunculan warna-warni tersebut adalah hal yang lumrah terjadi di atmosfer. Fenomena ini muncul akibat adanya pembiasan tetes air di awan yang bertemu dengan sinar matahari pada sudut tertentu.

Cahaya matahari yang mengenai partikel air atau kristal es akan terbiaskan secara merata. Proses inilah yang kemudian membentuk gradasi warna seperti pelangi pada awan. Thomas menyebutkan bahwa para ilmuwan mengenal kejadian ini dengan istilah iridescent cloud atau awan iridesensi.

Syarat Terjadinya Awan Iridesensi

Mengutip data resmi NASA, iridesensi awan termasuk fenomena yang relatif jarang terlihat secara sempurna. Awan tersebut harus memiliki karakteristik sangat tipis dan mengandung banyak tetesan air atau kristal es berukuran seragam. Kondisi ini biasanya terjadi pada awan yang baru terbentuk atau awan semi-transparan.

Beberapa jenis awan yang sering menunjukkan efek ini antara lain altocumulus, cirrocumulus, lenticular, dan cirrus. Jika sinar matahari mengenai beberapa tetesan secara bersamaan, maka muncul efek warna pastel yang sangat cerah di tepian awan.

Fakta Ilmiah di Balik Cahaya Berwarna di Langit

Iridesensi merupakan fenomena difraksi cahaya yang dipicu oleh partikel kecil di atmosfer. Berbeda dengan fenomena halo yang disebabkan oleh kristal es besar, awan pelangi justru memerlukan partikel yang sangat kecil untuk menyebarkan cahaya secara individual. Hasilnya adalah warna-warni yang menyerupai lapisan minyak di atas genangan air.

Halaman Selanjutnya
img_title