Iklan Pop-up di HP Android Bisa Jadi Tanda Aplikasi Mencurigakan, Ini Cara Mengeceknya
- Elektronichub
Iklan yang Terus Muncul Bisa Mengarah ke Adware
Iklan yang muncul terus-menerus perlu diperhatikan lebih serius. Jika iklan tampil tanpa membuka browser atau muncul di berbagai kondisi, ada kemungkinan perangkat terpapar adware.
Adware adalah jenis software yang dirancang untuk menampilkan iklan secara agresif. Gangguan seperti ini bisa membuat pengalaman menggunakan HP menjadi tidak nyaman, terutama saat membuka aplikasi penting atau bekerja dari perangkat.
Untuk mengeceknya, pengguna dapat melakukan pemindaian keamanan menggunakan antivirus terpercaya. Selain itu, fitur Google Play Protect juga bisa diaktifkan untuk membantu mendeteksi aplikasi berbahaya sejak awal.
Pemindaian rutin penting dilakukan, terutama jika pengguna sering memasang aplikasi dari banyak sumber. Jika ada aplikasi yang terdeteksi bermasalah, pengguna bisa menghapusnya agar iklan tidak terus muncul.
Pengaturan Iklan Bawaan di Xiaomi dan Samsung
Tidak semua iklan di HP Android berasal dari aplikasi berbahaya. Pada beberapa merek, iklan atau rekomendasi bisa muncul dari aplikasi bawaan atau pengaturan personalisasi.
Di Samsung, gangguan iklan dapat dikurangi dengan mematikan personalisasi pada pengaturan akun. Langkah ini membantu membatasi iklan atau rekomendasi yang muncul dari layanan bawaan.
Sementara itu, pengguna Xiaomi dapat menonaktifkan layanan iklan dan rekomendasi yang dipersonalisasi melalui menu privasi. Pada beberapa kasus, pengaturan seperti ini perlu dicek satu per satu karena iklan bisa muncul dari beberapa aplikasi bawaan.
Cara ini penting dicoba jika pengguna merasa tidak memasang aplikasi mencurigakan, tetapi iklan tetap muncul di aplikasi bawaan seperti galeri atau pemutar musik.
Gunakan Safe Mode untuk Menemukan Aplikasi Bermasalah
Jika berbagai cara belum berhasil, Safe Mode bisa digunakan untuk membantu mendeteksi sumber masalah. Dalam mode ini, hanya aplikasi bawaan yang berjalan.
Jika iklan tidak muncul saat Safe Mode aktif, kemungkinan besar sumbernya berasal dari aplikasi yang pernah dipasang pengguna. Dari situ, aplikasi pihak ketiga bisa diperiksa satu per satu.
Pengguna dapat menghapus aplikasi yang dicurigai, terutama aplikasi yang baru dipasang sebelum iklan mulai muncul. Cara ini cukup efektif untuk menemukan aplikasi tersembunyi atau aplikasi yang sulit dikenali dari tampilan utama.