HP Android Lawas yang Dulu Populer Berisiko Tak Bisa Pakai WhatsApp, Cek Versi OS-nya
Gadget – Sejumlah HP Android lawas berisiko tidak lagi bisa memakai WhatsApp mulai 8 September 2026. Kebijakan ini berkaitan dengan pembaruan keamanan dan kebutuhan fitur baru yang semakin berat untuk perangkat dengan sistem operasi lama.
Namun, pengguna tidak perlu langsung panik hanya karena memakai HP lama. Penentu utamanya bukan semata-mata merek atau model, melainkan versi Android yang berjalan di perangkat tersebut.
HP Lama yang Dulu Populer Bisa Masuk Risiko
Beberapa HP Android yang dulu sangat populer berpotensi terdampak jika masih tertahan di Android 7.0 Nougat atau versi di bawahnya. Perangkat dari era 2014 sampai 2016 menjadi kelompok yang paling perlu diperiksa.
Contoh model yang disebut berisiko antara lain Samsung Galaxy S6, Galaxy S7, Galaxy Note 5, dan beberapa seri Galaxy J lawas yang tidak mendapat pembaruan ke Android 8.0 Oreo.
Dari Xiaomi, seri seperti Redmi Note 4, Redmi 4, dan model awal yang mentok di Android 7 juga perlu diwaspadai. Sementara itu, Sony Xperia Z5, LG V20, LG G5, Huawei P9, dan Huawei Mate 8 termasuk contoh perangkat lawas yang disebut berpotensi terdampak.
Daftar tersebut bukan berarti semua unit pasti langsung tidak bisa memakai WhatsApp. Jika perangkat masih mendapat pembaruan Android yang lebih baru, peluang tetap didukung masih lebih besar.
Kuncinya Ada di Versi Android
Meta disebut tidak merinci merek dan model HP satu per satu dalam kebijakan ini. Kriteria utama yang perlu diperhatikan adalah versi sistem operasi.
Saat ini, WhatsApp masih mendukung Android 5.0 Lollipop. Namun, pada September 2026, standar minimum diprediksi naik sehingga perangkat dengan Android 7.0 Nougat dan versi di bawahnya kemungkinan besar tidak lagi bisa mengakses WhatsApp.
Artinya, pengguna sebaiknya tidak hanya bertanya “HP saya merek apa?”, tetapi juga “versi Android saya berapa?”. Dua HP dengan model yang sama pun bisa berbeda nasib jika pembaruan sistemnya tidak sama.
Jika HP sudah menjalankan Android 8.0 Oreo atau lebih tinggi, perangkat tersebut kemungkinan masih lebih aman untuk melewati tahun 2026. Sebaliknya, jika masih Android 7.0 atau di bawahnya, pengguna perlu mulai menyiapkan langkah antisipasi.
Kenapa WhatsApp Meninggalkan Android Lama?
Ponsel dengan sistem operasi terlalu tua biasanya tidak lagi menerima pembaruan keamanan dari Google. Kondisi ini membuat perangkat lebih rentan terhadap risiko peretasan dan gangguan keamanan.
Di sisi lain, WhatsApp juga terus membawa fitur yang lebih kompleks. Enkripsi ujung-ke-ujung yang lebih kuat, fitur berbasis kecerdasan buatan seperti Meta AI, serta integrasi video call berkualitas tinggi membutuhkan perangkat lunak dan perangkat keras yang lebih siap.
Perangkat lawas sering kali tidak lagi mampu mengikuti kebutuhan sistem tersebut. Bukan hanya karena kapasitas hardware, tetapi juga karena sistem operasi lama tidak selalu mendukung standar keamanan dan fitur terbaru.
Karena itu, penghentian dukungan pada HP lama bukan sekadar soal memaksa pengguna membeli perangkat baru. Kebijakan seperti ini biasanya berkaitan dengan keamanan, stabilitas aplikasi, dan kemampuan menjalankan fitur baru.
Cara Cek Versi Android di HP
Pengguna bisa mengecek versi Android langsung dari menu pengaturan. Caranya cukup mudah dan tidak membutuhkan aplikasi tambahan.
Buka menu Pengaturan atau Settings di ponsel. Setelah itu, gulir ke bawah dan cari menu Tentang Ponsel atau About Phone.
Masuk ke bagian Informasi Perangkat Lunak atau Software Information. Di sana, lihat bagian Versi Android.
Jika angka yang muncul adalah Android 8.0 atau lebih tinggi, ponsel kemungkinan masih didukung WhatsApp setelah September 2026. Namun, jika angkanya Android 7.0 atau lebih rendah, pengguna sebaiknya mulai mempertimbangkan langkah berikutnya.
Cek Pembaruan Sistem Sebelum Ganti HP
Jika HP masuk kategori berisiko, langkah pertama bukan langsung membeli perangkat baru. Pengguna sebaiknya mengecek apakah masih ada pembaruan sistem yang belum dipasang.
Masuk ke menu Pengaturan, lalu cari bagian Pembaruan Sistem atau System Update. Jika tersedia pembaruan ke Android yang lebih baru, instalasi update bisa membantu memperpanjang masa pakai perangkat.
Namun, tidak semua HP lawas masih mendapat update resmi. Banyak perangkat lama berhenti di versi Android tertentu karena dukungan pabrikan sudah selesai.
Jika perangkat sudah mentok di Android 7.0 atau lebih rendah, pengguna perlu lebih serius menyiapkan rencana cadangan. Terutama jika WhatsApp menjadi aplikasi utama untuk komunikasi keluarga, pekerjaan, sekolah, atau bisnis.
Backup WhatsApp Jadi Langkah Penting
Sebelum layanan benar-benar berhenti di perangkat lama, pengguna disarankan melakukan backup data WhatsApp secara rutin. Langkah ini penting agar riwayat pesan, foto, dokumen, dan file penting tidak hilang saat berpindah ke HP baru.
Backup bisa dilakukan ke Google Drive melalui pengaturan WhatsApp. Dengan cadangan tersebut, pengguna lebih mudah memulihkan chat saat login di perangkat baru.
Langkah ini sebaiknya dilakukan lebih awal, bukan menunggu WhatsApp tidak bisa dibuka. Jika perangkat sudah bermasalah atau aplikasi tidak lagi berjalan, proses penyelamatan data bisa menjadi lebih sulit.
Bagi pengguna yang memakai WhatsApp untuk pekerjaan atau jualan, backup rutin menjadi lebih penting. Banyak percakapan, bukti transaksi, dan dokumen harian tersimpan di aplikasi tersebut.
Perlukah Mulai Siapkan HP Baru?
September 2026 memang masih memberi waktu bagi pengguna untuk bersiap. Namun, pemilik HP Android lawas sebaiknya tidak menunggu sampai aplikasi benar-benar berhenti berfungsi.
Jika perangkat sudah tidak mendapat update dan masih berjalan di Android 7.0 atau lebih rendah, mengganti HP bisa menjadi pilihan paling aman. Apalagi saat ini banyak HP entry-level di kisaran Rp1 jutaan sampai Rp2 jutaan yang sudah menjalankan Android 13 atau Android 14.
Pengguna tidak harus langsung membeli HP mahal. Yang lebih penting adalah memilih perangkat dengan sistem operasi lebih baru agar WhatsApp tetap bisa digunakan lebih lama.
Bagi sebagian orang, HP lama mungkin masih cukup untuk telepon, SMS, atau aplikasi ringan. Namun, jika WhatsApp menjadi kebutuhan utama, dukungan sistem operasi perlu menjadi pertimbangan penting.
Jangan Hanya Mengandalkan Nama Model
Nama besar seperti Galaxy S, Redmi Note, Xperia, LG V, atau Huawei Mate tidak menjamin perangkat tetap aman dipakai untuk WhatsApp jika sistem operasinya sudah terlalu tua. Sebaliknya, HP yang lebih sederhana tetapi memakai Android lebih baru bisa lebih siap digunakan.
Karena itu, langkah paling penting adalah mengecek versi Android, memastikan update sistem sudah terpasang, lalu melakukan backup WhatsApp. Jika perangkat sudah tidak bisa diperbarui, pengguna bisa mulai menyiapkan ponsel pengganti sebelum 8 September 2026.
Kabar WhatsApp berhenti di HP Android lawas memang bisa mengejutkan, terutama bagi pengguna yang masih nyaman memakai perangkat lama. Namun, dengan mengecek versi OS lebih awal, memperbarui sistem jika tersedia, dan mencadangkan data, risiko kehilangan akses WhatsApp bisa dikurangi sebelum batas waktu tiba.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |