Update HyperOS 3.0.306.0 Hadir: Ini Dua Bug Kritis yang Diperbaiki di Xiaomi 17 Pro Max

Update HyperOS 3.0.306.0 Hadir: Ini Dua Bug Kritis yang Diperbaiki di Xiaomi 17 Pro Max
Sumber :
  • Xiaomi

Gadget – Xiaomi kembali menunjukkan responsivitas terhadap masukan pengguna dengan merilis pembaruan HyperOS 3 versi 3.0.306.0 khusus untuk Xiaomi 17 Pro Max. Meski bersifat minor, update ini menyasar dua bug kritis pada aplikasi galeri yang telah mengganggu pengalaman pengguna sejak peluncuran perangkat terutama bagi mereka yang mengandalkan fitur kamera flagship ini untuk kebutuhan profesional atau konten kreatif.

img_title Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17!

Pembaruan ini bukan sekadar rutinitas teknis. Ia adalah respons langsung dari tim komunitas Xiaomi terhadap laporan pengguna di platform resmi perusahaan. Dan mengingat Xiaomi 17 Pro Max dipasarkan sebagai smartphone berbasis fotografi, gangguan pada galeri bukanlah masalah kecil melainkan gangguan pada inti pengalaman pengguna.

Artikel ini mengupas tuntas dua bug yang diperbaiki, dampaknya pada pengguna, cara kerja pembaruan, serta apa yang belum ditangani dalam rilis ini.

img_title Update HyperOS 3 Atasi Bug Wi-Fi dan Galeri di HP Xiaomi

Dua Bug yang Mengganggu Pengalaman Fotografi Flagship

Xiaomi 17 Pro Max dirancang untuk menjadi andalan para pecinta fotografi mobile. Namun, dua bug berikut justru mengikis nilai utamanya:

img_title Update Xiaomi HyperOS 3: Atasi Bug Notifikasi dan Game Turbo

1. Foto Asli Gagal Diunduh dari Cloud

Bagi pengguna yang menyimpan foto resolusi penuh di Mi Cloud atau layanan cloud lain, bug ini menyebabkan aplikasi galeri gagal mengunduh versi asli saat diminta. Alih-alih menerima file berkualitas tinggi, pengguna hanya melihat pratinjau terkompresi tanpa notifikasi atau indikasi bahwa unduhan gagal.

Masalah ini sangat krusial bagi:

  • Fotografer yang perlu mengedit RAW atau JPEG full-res
  • Pengguna yang ingin mencetak foto berkualitas tinggi
  • Konten kreator yang mengandalkan detail visual

Tanpa peringatan eksplisit, banyak pengguna tidak sadar bahwa mereka bekerja dengan versi berkualitas rendah berpotensi merusak hasil akhir proyek kreatif mereka.

2. Galeri Crash Saat Memilih Foto

Bug kedua terjadi ketika pengguna memilih beberapa foto untuk dibagikan, diedit, atau dihapus. Tiba-tiba, aplikasi galeri force-close tanpa peringatan, memaksa pengguna memulai proses dari awal.

Ini bukan sekadar gangguan ini menghancurkan alur kerja dasar yang diharapkan dari smartphone kelas atas. Bayangkan sedang memilih 20 foto untuk dikirim ke klien, lalu aplikasi crash di detik terakhir. Frustrasi semacam ini bisa membuat pengguna beralih ke aplikasi galeri pihak ketiga yang justru mengurangi nilai ekosistem HyperOS.

Halaman Selanjutnya
img_title