5 SoC Mid-Range yang Sudah Ketinggalan Zaman di 2026

5 SoC Mid-Range yang Sudah Ketinggalan Zaman di 2026
Sumber :
  • mi.co.id

5. Exynos 1280 – Canggih di Kertas, Panas di Dunia Nyata

img_title Oppo Siapkan HP 10.000mAh, Baterai Raksasa untuk Kelas Menengah!

Secara spesifikasi, Exynos 1280 terlihat menjanjikan:

  • Fabrikasi: 5 nm
  • CPU: 2x Cortex-A78 @2.4 GHz + 6x Cortex-A55
  • GPU: Mali-G68 MP4
  • Video: 4K @30 FPS
  • Skor AnTuTu v11: ~600.000
img_title Bocoran Kamera Vivo X500 Pro: Tanpa 200MP, Tapi Pakai Sensor Sony IMX06H!

Namun, kenyataannya pahit.

Masalah Utama: Overheating Parah

img_title Bocoran Pertama Galaxy S26 FE! Firmware Bocor, Ini Spesifikasi & Jadwal Rilisnya

Forum resmi Samsung dipenuhi keluhan pengguna Galaxy A-series (seperti A33, A53) yang menggunakan Exynos 1280:

  • Perangkat panas berlebih bahkan saat browsing atau menonton YouTube.
  • Performa turun drastis akibat thermal throttling.
  • Baterai cepat habis meski kapasitas besar.

Performa Nyata vs Teori

Benchmark menunjukkan Exynos 1280 setara Snapdragon 695 padahal fabrikasinya lebih canggih. Ini membuktikan optimasi Samsung kurang matang.

Kesimpulan: Spesifikasi bagus, tapi pengalaman pengguna buruk. Hindari jika Anda butuh stabilitas.

Apa yang Harus Dicari di Chipset Mid-Range 2026?

Jika ingin membeli HP baru di 2026, pastikan chipset-nya memenuhi kriteria berikut:

  • Fabrikasi ≤6 nm (idealnya 4 nm)
  • Dukungan 5G lengkap (Sub-6GHz + mmWave opsional)
  • Clock speed ≥2.4 GHz
  • GPU modern (Adreno 7xx, Mali-G610 ke atas)
  • Perekaman video 4K
  • Dukungan Wi-Fi 6E atau Wi-Fi 7
  • RAM LPDDR5 atau LPDDR5X

Beberapa chipset yang direkomendasikan di 2026:

  • Snapdragon 7+ Gen 3
  • Dimensity 8300 / 8400
  • Exynos 1480 (jika sudah diperbaiki thermal-nya)
  • Google Tensor G4 (untuk ekosistem Pixel)

Penutup: Jangan Tertipu Label “Mid-Range”

Harga murah bukan berarti nilai bagus. Di 2026, chipset lama = masa pakai pendek. Anda mungkin hemat Rp500 ribu hari ini, tapi kehilangan produktivitas, pengalaman gaming buruk, dan baterai cepat rusak dalam 6–12 bulan.

Sebelum membeli, cek chipset-nya. Jika termasuk salah satu dari lima di atas berpikirlah dua kali. Investasi di perangkat dengan chipset modern akan memberi kenyamanan jangka panjang yang jauh lebih berharga.

Ingat: Di era digital, chipset adalah otak ponsel Anda. Jangan biarkan otak itu ketinggalan zaman.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget