Lenovo Legion P5 Resmi Hadir, Power Bank 100W dengan Layar Pintar dan Kabel USB-C Terintegrasi

Lenovo Legion P5
Sumber :
  • lenovo

Lenovo kembali memperluas lini aksesoris gaming mereka lewat peluncuran power bank terbaru bernama Lenovo Legion P5. Produk ini hadir dengan kapasitas 10.000mAh dan dukungan pengisian cepat hingga 100W. Menariknya lagi, Lenovo membanderol perangkat ini dengan harga cukup terjangkau, yakni 169 yuan atau sekitar Rp380 ribuan di pasar Tiongkok.

img_title Lenovo Bellator Feng 7000X Resmi Meluncur, Desktop Gaming RTX 5060 Ti dengan Intel dan AMD

Peluncuran Legion P5 menjadi langkah baru Lenovo dalam menghadirkan perangkat pendukung mobile yang tidak hanya fokus pada kapasitas baterai, tetapi juga desain dan fitur modern. Power bank ini dijadwalkan mulai dijual di Tiongkok pada 19 Mei mendatang.

Dari sisi tampilan, Lenovo Legion P5 tampil berbeda dibanding power bank kebanyakan. Desainnya terinspirasi dari robot mekanik futuristik yang identik dengan identitas brand Legion. Nuansa gaming terlihat cukup kuat, sehingga membuat perangkat ini terasa premium sekaligus modern.

img_title Portronics Titan 35 Resmi Meluncur, Power Bank 20.000mAh dengan Fast Charging 35W dan Kabel Terintegrasi

Selain desain unik, Lenovo juga menyematkan layar digital pintar di bagian depan perangkat. Layar tersebut mampu menampilkan berbagai informasi penting secara real-time. Pengguna dapat melihat status pengisian daya, kapasitas baterai yang tersisa, hingga indikator input dan output daya dengan lebih mudah.

Fitur layar digital seperti ini biasanya hanya ditemukan pada power bank kelas menengah ke atas. Karena itu, kehadiran fitur tersebut di Legion P5 menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi pengguna yang ingin memantau proses charging secara lebih detail.

img_title Xiaomi Power Bank 10000 Pocket Edition 2026 Resmi Meluncur, Fast Charging 22,5W dan Fitur Cek Kesehatan Baterai

Lenovo juga menghadirkan kabel USB-C bawaan sepanjang sekitar 24 sentimeter. Kabel ini dibuat menggunakan material silikon lembut yang diklaim tahan tekukan dan lebih awet saat disimpan di dalam tas maupun saku. Kehadiran kabel terintegrasi tentu membuat pengguna lebih praktis karena tidak perlu lagi membawa kabel tambahan saat bepergian.

Masuk ke sektor performa, Legion P5 mengandalkan empat sel baterai silinder 18650 kelas otomotif produksi EVE Energy. Teknologi baterai tersebut menghasilkan energi terukur sebesar 36,72Wh. Penggunaan sel baterai kelas otomotif juga disebut mampu memberikan stabilitas daya yang lebih baik sekaligus meningkatkan keamanan perangkat.

Untuk urusan konektivitas, Lenovo menyediakan tiga opsi pengisian pada Legion P5. Pertama adalah kabel USB-C bawaan, kemudian port USB-C tambahan, dan satu port USB-A standar. Kombinasi ini memungkinkan pengguna mengisi berbagai perangkat sekaligus, mulai dari smartphone, tablet, handheld gaming, hingga laptop.

Jika pengguna hanya memakai satu koneksi USB-C, Legion P5 mampu menghasilkan daya maksimal hingga 100W. Kecepatan tersebut sudah cukup untuk mengisi daya laptop modern yang mendukung USB Power Delivery. Sementara itu, port USB-A menawarkan output maksimal hingga 30W yang masih tergolong cepat untuk pengisian smartphone.

Namun, Lenovo memberikan batasan saat semua port digunakan secara bersamaan. Ketika beberapa perangkat diisi dalam waktu yang sama, total output daya akan dibatasi menjadi 20W untuk menjaga stabilitas dan suhu perangkat tetap aman.

Walaupun begitu, Legion P5 tetap menawarkan fitur menarik berupa pass-through charging. Artinya, pengguna dapat mengisi daya power bank sambil tetap menggunakannya untuk mengisi perangkat lain secara bersamaan. Fitur ini sangat membantu terutama saat bepergian atau ketika jumlah colokan listrik terbatas.

Dalam hal kompatibilitas, Lenovo menghadirkan dukungan berbagai protokol pengisian cepat populer seperti PD 3.0, PPS, QC, hingga Turbo Power 68W milik Motorola. Dengan dukungan tersebut, Legion P5 dapat digunakan pada berbagai merek perangkat tanpa masalah kompatibilitas berarti.

Menariknya lagi, Lenovo juga menyediakan mode pengisian daya arus rendah. Fitur ini cocok digunakan untuk perangkat kecil seperti smartwatch dan earbud nirkabel yang biasanya membutuhkan daya lebih stabil dan kecil. Untuk mengaktifkannya, pengguna hanya perlu menekan tombol daya selama tiga detik.

Dari sisi dimensi, Legion P5 hadir dengan ukuran 141 x 63,6 x 24 mm dan bobot sekitar 296 gram. Ukurannya memang sedikit tebal dibanding power bank standar 10.000mAh lainnya, tetapi hal itu masih cukup wajar mengingat perangkat ini membawa dukungan output hingga 100W serta layar digital bawaan.

Lenovo juga memastikan aspek keamanan pada perangkat ini. Legion P5 telah mengantongi sertifikasi keselamatan 3C dari Tiongkok yang mencakup perlindungan listrik standar. Selain itu, power bank ini juga telah mendapat izin untuk dibawa dalam perjalanan udara, sehingga aman digunakan saat traveling menggunakan pesawat.

Hadirnya Legion P5 semakin meramaikan persaingan pasar power bank premium berukuran compact. Sebelumnya, Ugreen juga meluncurkan power bank 25.000mAh 200W dengan kabel USB-C terintegrasi di pasar Amerika Serikat. Selain itu, Ugreen turut memperkenalkan model P6 45W 10.000mAh yang sudah dilengkapi layar pintar dan kabel bawaan.

Melihat tren tersebut, pasar power bank kini memang mulai bergerak ke arah perangkat multifungsi dengan desain ringkas, pengisian super cepat, dan fitur pintar. Lenovo tampaknya ingin memanfaatkan momentum tersebut melalui Legion P5 yang menyasar gamer, pekerja mobile, hingga pengguna gadget aktif.

Dengan harga yang relatif murah untuk kelas power bank 100W, Legion P5 berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di pasaran. Apalagi, perangkat ini sudah membawa desain futuristik, layar digital, kabel bawaan, serta dukungan fast charging modern yang biasanya hadir pada produk dengan harga lebih mahal.