Bukan Kipas Biasa, Dyson Hadirkan Air Purifier yang Bisa Mengikuti Pengguna
- dyson
Dyson kembali mencuri perhatian lewat inovasi terbarunya di pasar perangkat rumah pintar. Kali ini, perusahaan teknologi asal Inggris tersebut memperkenalkan kipas sekaligus pemurni udara anyar bernama Find+Follow Purifier Cool. Produk ini bukan sekadar kipas tanpa bilah biasa, melainkan perangkat canggih yang dibekali kamera pintar untuk mengikuti pergerakan pengguna di dalam ruangan.
Kehadiran produk ini menunjukkan bagaimana Dyson terus mencoba menghadirkan pengalaman berbeda dalam penggunaan perangkat rumah tangga. Jika kipas pada umumnya hanya diam di satu arah atau sekadar berputar otomatis, Find+Follow Purifier Cool justru mampu mengarahkan hembusan angin secara langsung ke posisi pengguna secara real-time.
Kamera Pintar Bisa Melacak Posisi Pengguna
Salah satu fitur paling menarik dari Dyson Find+Follow Purifier Cool adalah penggunaan kamera bergaya periskop yang dipadukan dengan sistem deteksi 17 titik tubuh manusia. Teknologi tersebut memungkinkan perangkat mengenali keberadaan pengguna sekaligus mengikuti perpindahan posisi mereka di dalam ruangan.
Artinya, saat pengguna berjalan dari dapur menuju ruang tamu atau berpindah posisi di sofa, kipas akan otomatis menyesuaikan arah hembusan udara agar tetap mengenai tubuh pengguna. Fitur ini tentu memberikan sensasi penggunaan yang lebih personal dibandingkan kipas konvensional.
Tidak hanya itu, Dyson juga membuat perangkat ini mampu mengenali lebih dari satu orang dalam satu ruangan. Ketika ada dua pengguna terdeteksi, kipas akan mulai bergerak bolak-balik hingga 350 derajat untuk membagi aliran udara secara merata.
Dengan kemampuan tersebut, pengguna tidak perlu lagi mengatur posisi kipas secara manual. Semua proses dilakukan otomatis berkat bantuan kamera dan sensor pintar yang tertanam di dalam perangkat.
Privasi Jadi Sorotan Utama
Meski terdengar futuristik, penggunaan kamera pada perangkat rumah tangga tentu memunculkan pertanyaan soal keamanan dan privasi pengguna. Menanggapi hal tersebut, Dyson memastikan kamera pada perangkat ini tidak digunakan untuk mengenali wajah maupun menyimpan identitas pengguna.
Perusahaan menjelaskan bahwa sistem hanya bekerja untuk mendeteksi keberadaan manusia di dalam ruangan. Semua proses analisis video dilakukan langsung di perangkat secara lokal tanpa mengirim data ke cloud atau server online.