Harga Smartphone Naik di 2026 Akibat Rupiah Rp17.500 dan Krisis Chip
- Istimewa
Ketimpangan implementasi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berisiko mengubah arah investasi manufaktur. Produsen mungkin akan lebih memilih membangun pusat pelatihan daripada memperluas pabrik fisik jika aturan dianggap tidak adil. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menghambat pertumbuhan ekosistem industri gadget di dalam negeri.
Proyeksi Pasar dan Perubahan Perilaku Konsumen
Secara global, Samsung dan Apple tetap menunjukkan taringnya dengan pertumbuhan pengiriman yang stabil pada awal 2026. Samsung memimpin pasar melalui seri Galaxy S26 Ultra, sementara Apple sukses dengan lini iPhone 17. Sebaliknya, vendor seperti Xiaomi mulai mengurangi distribusi model lama guna menghindari risiko harga smartphone naik yang terlalu tajam.
Di Indonesia, masyarakat cenderung bersikap lebih selektif sebelum mengganti ponsel lama mereka. Ketidakpastian ekonomi membuat konsumen lebih memilih memperbaiki perangkat yang ada selama masih berfungsi normal. Perubahan perilaku ini diprediksi akan memperlambat laju pertumbuhan pasar smartphone nasional hingga akhir tahun mendatang.