Samsung Galaxy Tab S12 Dirumorkan Pakai MediaTek Dimensity 9500, Fokus Besar pada Teknologi AI
- samsung
Di sisi lain, bocoran dari aplikasi AI Core Samsung juga mengungkap beberapa fitur AI yang kemungkinan hadir di Galaxy Tab S12. Salah satu fitur yang cukup mencuri perhatian adalah wallpaper berbasis AI yang mampu menghasilkan gambar otomatis sesuai preferensi pengguna.
Tak hanya itu, Samsung juga disebut menyiapkan fitur generative image editing atau pengeditan gambar berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan manipulasi foto dengan lebih mudah dan cepat langsung dari perangkat tanpa perlu aplikasi tambahan.
Kemudian ada pula fitur image upscaling yang berfungsi meningkatkan kualitas gambar beresolusi rendah agar terlihat lebih tajam. Fitur ini kemungkinan akan sangat berguna bagi pengguna yang sering mengedit foto atau menonton konten multimedia di tablet.
Fitur lain yang cukup menarik adalah Harmonisasi Gambar. Berdasarkan bocoran yang beredar, teknologi ini dapat menyesuaikan pencahayaan, warna, dan elemen visual secara otomatis saat pengguna menempatkan objek ke latar belakang berbeda.
Dengan kemampuan tersebut, hasil edit foto akan terlihat lebih natural dan realistis. Teknologi seperti ini sebelumnya biasanya hanya tersedia di software editing profesional berbasis desktop. Namun kini Samsung tampaknya ingin menghadirkannya langsung di perangkat tablet.
Langkah Samsung yang semakin serius mengembangkan AI on-device juga menjadi bagian dari tren industri teknologi saat ini. Banyak perusahaan mulai memindahkan proses AI dari server cloud ke perangkat pengguna.
Pendekatan ini menawarkan sejumlah keuntungan penting. Salah satunya adalah kecepatan pemrosesan yang lebih baik karena data tidak perlu dikirim ke server internet terlebih dahulu. Selain itu, latensi menjadi lebih rendah sehingga fitur AI bisa bekerja lebih responsif.
Tidak hanya itu, pemrosesan AI langsung di perangkat juga dinilai lebih aman dari sisi privasi. Pengguna tidak perlu terlalu khawatir soal data pribadi yang dikirim ke cloud karena sebagian besar proses dilakukan secara lokal di perangkat.
Samsung sendiri memang beberapa waktu terakhir terlihat semakin agresif mengembangkan ekosistem Galaxy AI. Setelah menghadirkan berbagai fitur AI di smartphone flagship mereka, kini perusahaan tersebut tampaknya ingin membawa pengalaman serupa ke lini tablet premium.