Hampir Dirilis! Xiaomi Gagalkan HP Setipis 5,5mm Gara-Gara Baterai & Panas
- Gizchina
Gadget – Dalam dunia smartphone, menjadi yang tertipis sering kali dianggap sebagai pencapaian teknis tertinggi. Namun, Xiaomi justru memilih jalan berbeda. Perusahaan asal Tiongkok itu secara resmi mengungkap bahwa mereka pernah mengembangkan prototipe smartphone ultra-tipis hanya 5,5 milimeter sebagai jawaban langsung atas Apple’s iPhone Air.
Namun, di ambang produksi massal, proyek tersebut dibatalkan total. Bukan karena gagal secara teknis, melainkan karena Xiaomi tidak rela mengorbankan pengalaman pengguna demi estetika tipis semata.
Pengakuan ini disampaikan langsung oleh Lu Weibing, Presiden Xiaomi, dalam siaran langsung pada 16 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa meski prototipe sudah nyaris siap diproduksi dengan tooling selesai, rantai pasok aktif, dan lini produksi disiapkan perusahaan memilih menanggung kerugian finansial daripada merilis produk yang “terlihat mengesankan, tapi mengecewakan dalam penggunaan sehari-hari.”
Artikel ini mengupas kisah di balik pembatalan proyek rahasia Xiaomi, mengapa iPhone Air justru menjadi “peringatan dini” bagi industri, dan bagaimana strategi baru Xiaomi dengan seri 17 Max menawarkan filosofi berbeda: bukan sekadar layar besar, tapi peningkatan menyeluruh.
Prototipe 5,5mm: Impian Teknologi yang Terlalu Panas untuk Diwujudkan
Prototipe yang dibatalkan bukan main-main. Ia dirancang sebagai pesaing langsung iPhone Air, dengan spesifikasi premium:
- Ketebalan hanya 5,5 mm
- Dual kamera belakang
- Material bodi kelas atas
- Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 prosesor flagship terbaru Qualcomm
Secara visual, perangkat ini akan menjadi salah satu smartphone paling tipis di dunia, bahkan lebih ramping dari iPhone Air (yang dikabarkan sekitar 6–7 mm).
Namun, di balik desain futuristik itu, muncul dua masalah kritis:
1. Baterai Terlalu Kecil
Di ketebalan 5,5 mm, tidak ada ruang untuk baterai besar. Xiaomi memperkirakan kapasitas maksimal hanya sekitar 3.000–3.200 mAh angka yang sama dengan iPhone Air (3.149 mAh). Angka ini jauh di bawah standar flagship modern, yang umumnya menyediakan 5.000 mAh atau lebih.
2. Sistem Pendingin Tidak Memadai
Snapdragon 8 Elite Gen 5 adalah chip berkinerja tinggi, tetapi juga menghasilkan panas signifikan saat digunakan intensif seperti gaming, perekaman video 8K, atau multitasking berat. Untuk menjaga performa stabil, chip ini membutuhkan vapor chamber cooling, yang memerlukan ruang vertikal minimal 6–7 mm.