Edifier S260 Resmi Diluncurkan, Speaker Retro 65W dengan LDAC dan AirPlay 2
- edifier
Edifier kembali meramaikan pasar audio dengan menghadirkan speaker desktop terbaru bernama Edifier S260. Produk ini resmi dijual di Tiongkok dengan harga 1.059 yuan atau sekitar Rp2,5 jutaan. Kehadiran speaker ini langsung menarik perhatian karena menggabungkan desain retro ala perangkat hi-fi klasik dengan teknologi audio modern yang kini banyak dicari pengguna.
Di tengah tren perangkat audio minimalis modern, Edifier justru mengambil pendekatan berbeda. S260 hadir dengan nuansa vintage yang cukup kuat, namun tetap membawa fitur kekinian seperti LDAC, AirPlay 2, hingga Bluetooth 5.4. Kombinasi tersebut membuat speaker ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan untuk kebutuhan audio masa kini.
Secara desain, Edifier S260 tampil dengan gaya klasik yang mengingatkan pada speaker hi-fi era lama. Material kabinet menggunakan MDF atau medium-density fiberboard yang diklaim mampu mengurangi resonansi akustik sehingga suara yang dihasilkan terdengar lebih stabil dan bersih. Selain itu, bagian depan speaker memakai panel tebal 18 mm lengkap dengan kisi-kisi anyaman yang semakin memperkuat kesan premium dan retro.
Nuansa mewah juga terlihat pada bagian atas perangkat. Edifier menyematkan panel aluminium hasil proses CNC machining yang dipadukan dengan tombol mekanis fisik dan kenop logam. Pengguna dapat mengatur volume maupun kontrol pemutaran musik secara langsung tanpa harus membuka aplikasi.
Bobot speaker ini juga cukup berat, mencapai sekitar 4,07 kilogram. Hal tersebut menandakan konstruksi perangkat dibuat cukup solid untuk menunjang kualitas audio yang lebih maksimal. Edifier menyediakan tiga pilihan warna menarik, yakni Black Walnut, Pearl White, dan Warm Brown. Ketiga varian tersebut memberikan karakter berbeda sesuai gaya meja kerja atau ruang hiburan pengguna.
Masuk ke sektor audio, Edifier S260 dibekali konfigurasi driver yang cukup menjanjikan untuk ukuran speaker desktop. Perangkat ini menggunakan driver mid-bass aluminium berukuran 4 inci yang dipadukan dengan dua tweeter kubah titanium 25 inti.
Menurut Edifier, tweeter tersebut mampu menghasilkan frekuensi tinggi hingga 40kHz. Sementara itu, woofer pada speaker dapat menangani frekuensi rendah hingga 50Hz sehingga bass yang dihasilkan tetap terasa dalam dan bertenaga.
Untuk urusan tenaga, Edifier menanamkan dua amplifier digital Texas Instruments TAS5805. Kombinasi ini membuat speaker mampu menghasilkan output RMS sebesar 65W dengan daya puncak mencapai 130W. Dengan tenaga sebesar itu, S260 dinilai cukup mumpuni untuk kebutuhan mendengarkan musik, menonton film, hingga bermain game di desktop.
Tak hanya soal tenaga, kualitas suara juga menjadi perhatian utama. Edifier mengklaim tingkat distorsi speaker ini hanya sekitar 0,03 persen. Selain itu, rasio signal-to-noise mencapai 107dB(A), yang berarti suara yang dihasilkan tetap jernih dengan noise minimal.
Pengolahan audio pada perangkat ini juga sudah didukung chip DSP bawaan. Teknologi tersebut membantu menyesuaikan karakter suara agar lebih optimal di berbagai jenis konten audio.
Salah satu daya tarik terbesar Edifier S260 terletak pada sisi konektivitasnya. Speaker ini sudah mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio dan Hi-Res Audio Wireless. Artinya, perangkat mampu menghadirkan kualitas audio resolusi tinggi baik melalui koneksi kabel maupun nirkabel.
Speaker ini mendukung codec LDAC yang memungkinkan transfer audio hingga 990kbps melalui Bluetooth. Dengan dukungan tersebut, pengguna dapat menikmati kualitas musik yang lebih detail dibanding codec Bluetooth standar.
Selain LDAC, Edifier juga menghadirkan dukungan Apple AirPlay 2 melalui jaringan Wi-Fi 2.4GHz dan 5GHz. Fitur ini tentu sangat berguna bagi pengguna iPhone, iPad, maupun Mac yang ingin melakukan streaming audio secara langsung dengan kualitas stabil.
Koneksi Bluetooth 5.4 yang dibawa speaker ini juga menawarkan fitur dual-device connection. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa menghubungkan dua perangkat sekaligus, misalnya laptop dan smartphone. Perpindahan audio antar perangkat pun menjadi lebih praktis tanpa perlu melakukan pairing ulang.
Bagi pengguna yang lebih menyukai koneksi kabel, Edifier tetap menyediakan beberapa opsi input tambahan. Speaker ini hadir dengan port AUX analog dan input kartu suara USB. Kehadiran koneksi tersebut memudahkan perangkat terhubung ke PC, laptop, hingga pemutar piringan hitam.
Edifier juga melengkapi S260 dengan remote control berukuran kecil untuk memudahkan pengoperasian dari jarak jauh. Tidak hanya itu, speaker ini kompatibel dengan aplikasi mobile Edifier yang memungkinkan pengguna mengatur equalizer, mengganti input, hingga melakukan pembaruan firmware langsung dari smartphone.
Kehadiran Edifier S260 memperlihatkan bahwa pasar speaker desktop premium masih cukup diminati, terutama bagi pengguna yang menginginkan kombinasi desain klasik dan teknologi modern. Di satu sisi, tampilannya mampu memberikan nuansa elegan di meja kerja. Namun di sisi lain, fitur audio yang dibawa tetap memenuhi standar perangkat audio masa kini.
Persaingan pasar speaker desktop sendiri memang semakin ramai dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, brand GOBOULT juga memperkenalkan speaker seri Mustang dengan desain yang terinspirasi dari speaker Marshall namun dibanderol lebih terjangkau. Selain itu, Portronics turut menghadirkan speaker pintar Strings yang sudah dilengkapi jam alarm dan fitur pengisian daya nirkabel.
Meski begitu, Edifier S260 memiliki keunggulan tersendiri berkat perpaduan estetika retro, kualitas audio Hi-Res, serta konektivitas lengkap. Speaker ini tampaknya menyasar pengguna yang ingin mendapatkan pengalaman audio premium tanpa harus membeli sistem speaker berukuran besar.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Edifier S260 berpotensi menjadi salah satu speaker desktop menarik di kelasnya. Terlebih lagi, dukungan LDAC dan AirPlay 2 membuat perangkat ini lebih fleksibel digunakan di berbagai ekosistem perangkat modern saat ini.