Infinix Hot 70 Resmi Meluncur, Punya Desain Berubah Warna dan Baterai 6000mAh

Infinix Hot 70 Resmi Meluncur
Sumber :
  • Infinix

Persaingan smartphone murah kembali memanas setelah Infinix resmi memperkenalkan Infinix Hot 70. Menariknya, daya tarik utama ponsel ini bukan hanya soal performa atau kapasitas kameranya, melainkan desain belakang unik yang dapat berubah warna mengikuti suhu perangkat.

img_title Bocoran Redmi K100 Pro Terbaru, Usung Layar 185Hz dan Baterai 8.500mAh

Infinix mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda di kelas entry-level. Jika biasanya ponsel murah hanya mengandalkan baterai besar atau layar refresh rate tinggi, kali ini perusahaan justru menonjolkan sisi desain futuristik yang jarang ditemui di segmen harga terjangkau.

Teknologi tersebut hadir melalui lapisan khusus bernama Thermo Orange. Lapisan ini memungkinkan panel belakang ponsel berubah warna saat suhu perangkat meningkat atau menurun. Ketika suhu dingin, bagian belakang tampil dengan warna lebih gelap yang disebut Quiet Orange. Namun saat suhu perangkat mulai panas, warnanya akan berubah menjadi lebih terang dengan tampilan Playful Orange.

img_title Vivo V70 Lite Resmi Meluncur, Bawa Layar AMOLED 120Hz dan Baterai 6.500mAh

Fitur ini membuat Infinix Hot 70 terlihat lebih hidup dan berbeda dibanding smartphone lain di kelasnya. Selain memberi kesan premium, perubahan warna tersebut juga menjadi identitas unik yang bisa menarik perhatian pengguna muda.

Tidak hanya menghadirkan varian Thermo Orange, Infinix juga menyediakan beberapa pilihan warna lain yang tampil lebih klasik. Pengguna bisa memilih Green Texture, Quiet Violet, Dive Blue, Silver Dancer, hingga Night Pulse Black. Dengan banyaknya pilihan tersebut, pengguna memiliki lebih banyak opsi sesuai gaya masing-masing.

img_title Huawei Nova Y74 Resmi Meluncur dengan Baterai 6.620mAh dan Kamera 50MP

Dari sisi desain, Infinix Hot 70 tampil cukup ramping dengan ketebalan hanya 7,49 mm. Meski begitu, bobotnya mencapai 195 gram. Berat tersebut kemungkinan berasal dari penggunaan baterai berkapasitas besar yang menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini.

Masuk ke sektor daya, smartphone ini dibekali baterai jumbo 6000mAh. Kapasitas sebesar itu tentu sangat menarik bagi pengguna yang aktif bermain game, menonton video, hingga scrolling media sosial dalam waktu lama. Dengan baterai besar, pengguna tidak perlu terlalu sering mencari charger sepanjang hari.

Tidak hanya besar, Infinix juga melengkapi perangkat ini dengan dukungan fast charging 45W. Teknologi tersebut memungkinkan pengisian daya berlangsung lebih cepat dibanding banyak ponsel murah lain di pasaran. Selain itu, terdapat pula fitur reverse charging 10W yang membuat Hot 70 bisa digunakan layaknya power bank untuk mengisi daya perangkat lain seperti earbud nirkabel atau smartphone kecil.

Pada sektor performa, Infinix Hot 70 menggunakan chipset MediaTek Helio G100 Ultimate. Chip ini sebelumnya juga digunakan pada beberapa perangkat kelas menengah milik Infinix generasi sebelumnya. Meski bukan chipset flagship, performanya dinilai masih cukup mumpuni untuk kebutuhan harian seperti multitasking, media sosial, hingga gaming ringan.

Untuk urusan memori, pengguna diberikan beberapa pilihan konfigurasi. Infinix menyediakan varian mulai dari RAM 6GB dengan penyimpanan internal 128GB hingga versi 8GB RAM dan 256GB storage. Pilihan tersebut membuat konsumen bisa menyesuaikan kebutuhan sekaligus anggaran yang dimiliki.

Di bagian depan, Infinix Hot 70 mengusung layar IPS LCD berukuran 6,78 inci. Resolusi yang digunakan berada di angka 720 × 1576 piksel. Walau belum Full HD, layar ini sudah mendukung refresh rate 120Hz yang membuat animasi dan scrolling terasa lebih mulus.

Refresh rate tinggi biasanya menjadi fitur yang cukup dicari pengguna muda, terutama untuk pengalaman bermain game dan navigasi antarmuka yang lebih responsif. Namun karena masih menggunakan resolusi HD+, ketajaman visualnya tentu belum sebaik panel Full HD yang mulai banyak digunakan di kelas menengah.

Pada sektor fotografi, Infinix Hot 70 hadir dengan kamera utama 50MP yang memiliki aperture f/1.9. Kamera ini ditemani sensor depth tambahan untuk membantu efek bokeh pada foto portrait. Sementara di bagian depan, terdapat kamera selfie 8MP yang cukup untuk kebutuhan video call maupun media sosial.

Walau spesifikasi kameranya terbilang sederhana, kombinasi sensor 50MP dan software pengolahan gambar dari Infinix diharapkan tetap mampu menghasilkan foto yang layak untuk penggunaan sehari-hari.

Untuk sistem operasi, perangkat ini sudah menjalankan Android 16 yang dipadukan dengan antarmuka XOS 16 khas Infinix. Kehadiran sistem terbaru tentu menjadi nilai tambah karena pengguna bisa menikmati fitur-fitur Android yang lebih modern serta optimasi keamanan terbaru.

Menariknya lagi, Infinix menyematkan tombol fisik khusus di sisi perangkat. Tombol tersebut dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna. Misalnya untuk membuka aplikasi favorit, mengaktifkan kamera secara cepat, atau menjalankan fungsi tertentu hanya dengan satu tekan.

Kehadiran tombol tambahan seperti ini memang mulai jarang ditemukan di smartphone murah. Karena itu, fitur tersebut bisa menjadi nilai plus tersendiri bagi pengguna yang menginginkan akses cepat ke berbagai aplikasi.

Secara keseluruhan, Infinix Hot 70 mencoba menawarkan kombinasi desain unik, baterai besar, serta fitur kekinian dengan harga yang tetap ramah kantong. Walau spesifikasinya belum sepenuhnya premium, perangkat ini tetap menarik untuk pengguna yang lebih mengutamakan tampilan stylish dan daya tahan baterai panjang.

Dengan hadirnya panel belakang yang bisa berubah warna sesuai suhu, Infinix tampaknya ingin membuktikan bahwa smartphone murah juga bisa tampil kreatif dan berbeda. Strategi tersebut berpotensi membuat Hot 70 menjadi salah satu perangkat yang cukup mencuri perhatian di pasar entry-level tahun ini.