Galaxy S25 FE Meledak Saat Dicharge, Ini Fakta dan Respons Samsung!
- Gizmochina
2. Casing Dompet Kulit + Posisi di Atas Kasur
Kombinasi ini menciptakan lingkungan tertutup dengan sirkulasi udara buruk, sehingga panas sulit dilepaskan.
Namun, para ahli menekankan: smartphone modern dirancang untuk menghadapi skenario ini.
“Ponsel masa kini punya sensor suhu di baterai, PCB, dan port pengisian. Jika suhu naik, sistem akan otomatis memperlambat atau menghentikan pengisian,” jelas seorang insinyur baterai yang enggan disebut namanya.
Fakta ini membuat insiden ini semakin mencurigakan karena seharusnya mekanisme perlindungan sudah aktif jauh sebelum terjadi ledakan.
Bayang-Bayang Galaxy Note 7: Apakah Sejarah Akan Berulang?
Pada 2016, Galaxy Note 7 ditarik secara global setelah puluhan laporan ponsel terbakar atau meledak. Kerugian finansial Samsung mencapai $5,3 miliar, dan reputasi merek sempat goyah.
Sejak itu, Samsung mengklaim telah:
- Memperkenalkan 8-point Battery Safety Check
- Melakukan uji tekanan ekstrem pada setiap batch baterai
- Mengintegrasikan AI-based thermal monitoring di semua flagship
Namun, jika insiden 2026 terbukti berasal dari cacat desain atau produksi, kepercayaan konsumen bisa runtuh lebih cepat terutama di era media sosial yang mempercepat penyebaran informasi negatif.
Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Saat Ini?
Meski belum ada larangan resmi, berikut langkah pencegahan yang direkomendasikan:
- Gunakan hanya charger dan kabel orisinal Samsung
- Jangan charge ponsel di atas kasur, sofa, atau permukaan empuk
- Hindari casing tebal saat charge semalaman
Perhatikan tanda-tanda awal: ponsel terlalu panas, membengkak, atau pengisian tiba-tiba melambat
Segera hentikan penggunaan jika mencium bau aneh atau melihat deformasi fisik
Jika Anda memiliki Galaxy S25 FE dan mengalami gejala mencurigakan, segera hubungi layanan pelanggan Samsung atau kunjungi pusat servis resmi.
Respons Samsung dan Prospek Investigasi
Hingga 30 Mei 2026, Samsung belum mengeluarkan pernyataan publik. Namun, sumber internal menyebut perusahaan sudah membuka investigasi teknis terhadap unit yang terlibat dalam insiden ini.
Biasanya, Samsung akan:
- Meminta unit ponsel yang rusak untuk analisis forensik
- Memeriksa log pengisian daya dan suhu internal (jika masih tersimpan)
- Meninjau batch produksi baterai yang digunakan
Jika ditemukan cacat massal, recall terbatas atau pembaruan firmware darurat bisa saja dikeluarkan.