Xiaomi Luncurkan Earbud Clip-On Pertama: 38 Jam, LHDC 5.0, Hanya 5,5g!
- Xiaomi
Gadget – Xiaomi memperluas ekosistem audionya dengan langkah berani: meluncurkan earbud clip-on pertamanya pada 21 Mei 2025, bersamaan dengan peluncuran flagship Xiaomi 17 Max dan Smart Band 10 Pro. Berbeda dari kebanyakan TWS (True Wireless Stereo) yang mengandalkan desain in-ear, produk baru ini mengadopsi desain earclip menempel di bagian luar telinga tanpa menyumbat saluran pendengaran.
Dengan bobot hanya 5,5 gram per earbud, perangkat ini menjadi salah satu earbud clip-style paling ringan di pasaran. Namun jangan tertipu oleh ukurannya: spesifikasi teknisnya menunjukkan bahwa Xiaomi serius menjadikan produk ini sebagai perangkat audio premium, bukan sekadar aksesori gaya.
Artikel ini mengupas tuntas desain inovatif, teknologi audio canggih, fitur AI terintegrasi, serta nilai praktis dari earbud clip-on pertama Xiaomi yang hadir sebagai bagian dari strategi HyperOS.
Desain Earclip: Solusi untuk Kesadaran Lingkungan & Kenyamanan Jangka Panjang
Salah satu masalah utama pengguna earbud in-ear adalah isolasi total dari lingkungan sekitar. Meski bagus untuk fokus mendengarkan musik, hal ini berbahaya bagi:
- Pengendara sepeda atau pejalan kaki yang perlu mendengar klakson atau suara kendaraan
- Pekerja kantor yang sering menerima panggilan tapi tetap ingin mendengar rekan bicara
- Traveler yang harus waspada terhadap pengumuman di stasiun atau bandara
Desain earclip Xiaomi menjawab tantangan ini dengan tidak menyumbat saluran telinga sama sekali. Pengguna tetap bisa mendengar suara sekitar secara alami, sambil menikmati audio dari earbud tanpa kompromi pada keselamatan atau interaksi sosial.
Bobot 5,5 gram membuatnya nyaman dipakai berjam-jam, bahkan saat tidur atau berolahraga. Struktur C-bridge ergonomis menjamin kestabilan, sementara kontrol sentuh ganda di kedua ujung memungkinkan pengaturan volume, pemutaran, dan panggilan tanpa membuka aplikasi.
Audio Flagship dalam Bentuk Mini: LHDC 5.0 & Sertifikasi Hi-Res
Meski ringan, performa audionya justru flagship-level. Xiaomi membekali earbud ini dengan:
- Driver 11mm berdiafragma logam mikrokristalin memberikan respons frekuensi luas dan distorsi rendah
- Codec LHDC 5.0 mendukung bitrate hingga 990 kbps, jauh di atas LDAC (990 kbps teoritis tapi sering turun), dan sangat unggul dibanding AAC/SBC standar
- Sertifikasi Hi-Res Audio jaminan kualitas suara tinggi yang diverifikasi oleh organisasi independen
Yang lebih mengesankan: meski menggunakan desain terbuka (open-back), Xiaomi menerapkan teknologi gelombang suara terbalik (reverse sound wave) untuk mencegah kebocoran audio. Artinya, Anda bisa mendengarkan musik atau panggilan di volume tinggi tanpa mengganggu orang di sekitar solusi teknis yang jarang ditemukan di kategori earclip.
Baterai 38 Jam & Fitur Cerdas untuk Produktivitas
Xiaomi tidak hanya fokus pada audio tapi juga pengalaman pengguna holistik. Earbud ini menawarkan:
- Daya tahan hingga 38 jam (termasuk casing pengisian)
- Casing USB-C dengan speaker built-in untuk fitur Find My Device cukup minta Xiao Ai memutar suara, dan casing akan berbunyi
- IP57 tahan debu dan percikan air, cocok untuk olahraga intens
Lebih dari itu, earbud ini adalah asisten AI portabel:
Fitur AI Terintegrasi:
- 3-mikrofon array + VPU reduksi noise panggilan super efektif, bahkan di tempat ramai
- Terjemahan cerdas 21 bahasa ideal untuk traveler atau rapat internasional
- Asisten Xiao Ai kontrol suara penuh untuk pesan, cuaca, musik, dan smart home
- Rekaman satu ketuk + ringkasan AI otomatis buat catatan rapat atau wawancara
Fitur-fitur ini menjadikan earbud ini lebih dari sekadar perangkat audio melainkan alat produktivitas mobile yang menyatu dengan ekosistem HyperOS Xiaomi.
Posisi di Pasar: Bukan Sekadar Gimmick, Tapi Inovasi Fungsional
Saat ini, pasar earbud clip-on masih didominasi oleh merek seperti Huawei (dengan FreeClip) dan Shokz (dengan bone conduction). Namun, Xiaomi membedakan diri dengan:
- Integrasi AI lebih dalam
- Codec audio lebih unggul (LHDC 5.0 vs AAC)
- Harga kemungkinan lebih agresif (meski belum diumumkan global)
Produk ini juga bukan dari sub-brand Redmi, melainkan brand utama Xiaomi menandakan komitmen serius terhadap segmen premium.
Ketersediaan dan Harga
Earbud clip-on Xiaomi sudah tersedia di Tiongkok melalui saluran resmi Xiaomi sejak 21 Mei 2025. Versi global belum diumumkan, tetapi mengingat peluncurannya bersamaan dengan Xiaomi 17 Max, kemungkinan besar akan hadir di Asia Tenggara dan Eropa dalam 2–3 bulan ke depan.
Kesimpulan: Revolusi Audio yang Menghargai Dunia Nyata
Xiaomi tidak hanya menciptakan earbud ia menciptakan cara baru untuk tetap terhubung:
- Terhubung dengan musik
- Terhubung dengan dunia sekitar
- Terhubung dengan teknologi AI
Dengan desain terbuka, bobot ultra-ringan, audio berkualitas studio, dan fitur AI canggih, earbud clip-on pertama Xiaomi ini bukan sekadar tren melainkan jawaban atas kebutuhan nyata pengguna modern yang ingin teknologi mendukung, bukan mengisolasi.
Bagi siapa pun yang lelah dengan rasa "terpenjara" oleh earbud in-ear, inovasi ini layak ditunggu dan dicoba.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |