Xiaomi Rilis Power Bank 20.000mAh 22,5W dengan Kabel USB-C Terintegrasi
- Xiaomi
Fitur ini tentu memberikan keuntungan dari sisi efisiensi waktu. Pengguna tidak perlu menunggu terlalu lama saat mengisi ulang power bank sebelum kembali digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Menurut klaim Xiaomi, perangkat ini mampu mengisi daya Xiaomi 17 hingga sekitar 25 persen hanya dalam waktu 30 menit. Sementara itu, untuk iPhone 17, tingkat pengisian daya dapat mencapai sekitar 46 persen dalam periode yang sama.
Meski hasil aktual dapat berbeda tergantung kondisi baterai dan penggunaan perangkat, angka tersebut menunjukkan bahwa power bank ini masih menawarkan performa pengisian yang cukup kompetitif di kelasnya.
Dari sisi kapasitas, Xiaomi menggunakan konfigurasi dua sel baterai berkapasitas masing-masing 10.000mAh. Kombinasi keduanya menghasilkan total kapasitas sebesar 20.000mAh yang mampu memberikan daya cadangan cukup besar untuk berbagai kebutuhan.
Kapasitas tersebut memungkinkan pengguna mengisi ulang smartphone beberapa kali sebelum power bank perlu diisi kembali. Oleh karena itu, perangkat ini sangat cocok digunakan saat perjalanan jauh, perjalanan bisnis, hingga aktivitas luar ruangan yang minim akses ke sumber listrik.
Total energi yang dimiliki perangkat ini mencapai 74Wh. Angka tersebut cukup penting karena masih berada di bawah batas maksimal 100Wh yang umumnya diterapkan oleh maskapai penerbangan untuk baterai yang diperbolehkan masuk ke kabin pesawat.
Dengan kata lain, pengguna dapat membawa power bank ini saat bepergian menggunakan pesawat tanpa harus khawatir melanggar regulasi umum terkait baterai portabel. Meski demikian, setiap maskapai tetap memiliki kebijakan masing-masing sehingga pengguna disarankan untuk memeriksa aturan yang berlaku sebelum melakukan perjalanan.
Dari aspek keamanan, Xiaomi turut melengkapi perangkat ini dengan berbagai sistem perlindungan yang kini menjadi standar pada power bank modern. Beberapa fitur keamanan tersebut mencakup perlindungan terhadap pengisian daya berlebih, panas berlebih, korsleting, tegangan tidak stabil, hingga risiko lain yang berpotensi merusak perangkat.
Kehadiran berbagai lapisan proteksi tersebut membuat pengguna dapat menggunakan power bank dengan lebih tenang, baik saat mengisi smartphone, tablet, maupun perangkat elektronik lainnya.
Selain itu, kemampuan mengisi beberapa perangkat sekaligus juga menjadi nilai tambah yang cukup menarik. Pengguna dapat memanfaatkan kabel terintegrasi dan port yang tersedia untuk mengisi lebih dari satu perangkat dalam waktu bersamaan.