OnePlus Ace 7 Bocor dengan Baterai 10.000mAh dan Snapdragon 8 Gen 6
- OnePlus
Sebelumnya, laporan lain menyebutkan prototipe awal OnePlus Ace 7 membawa baterai 9.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W. Kini, kapasitas tersebut disebut meningkat menjadi 10.000mAh, meskipun belum diketahui apakah teknologi pengisian cepat 100W tetap dipertahankan pada versi final.
Apabila spesifikasi tersebut benar-benar terealisasi, pengguna berpotensi menikmati penggunaan smartphone selama lebih dari satu hari bahkan untuk aktivitas intensif seperti bermain game, streaming video, hingga penggunaan media sosial secara terus-menerus.
Kapasitas baterai sebesar ini juga menunjukkan tren baru di industri smartphone, di mana produsen mulai fokus menghadirkan daya tahan lebih lama tanpa mengorbankan performa.
Layar OLED dengan Refresh Rate Super Tinggi
Di sektor tampilan, bocoran terbaru masih sejalan dengan laporan yang beredar sebelumnya. OnePlus Ace 7 disebut akan mengusung panel LTPS datar dengan resolusi 1,5K.
Layar tersebut kabarnya memiliki ukuran sekitar 6,78 inci dan menggunakan teknologi OLED yang dikenal mampu menghadirkan warna lebih tajam serta kontras lebih baik dibanding panel LCD konvensional.
Menariknya lagi, refresh rate yang sedang diuji disebut mencapai 185Hz. Angka ini sudah jauh di atas standar smartphone flagship saat ini yang umumnya menggunakan refresh rate 120Hz hingga 144Hz.
Bahkan, beberapa laporan sebelumnya menyebut panel tersebut berpotensi mendukung refresh rate hingga 240Hz. Meski demikian, angka 185Hz diyakini menjadi target minimal yang sedang dipersiapkan oleh OnePlus.
Refresh rate tinggi tentu memberikan pengalaman visual yang lebih mulus saat bermain game, menggulir media sosial, maupun berpindah antar aplikasi.
Kemungkinan Hadir dengan Pendingin Aktif
Bocoran lainnya yang cukup menarik adalah keberadaan sistem pendingin aktif berupa kipas internal pada unit pengujian.
Fitur seperti ini masih tergolong jarang ditemukan pada smartphone biasa dan lebih sering hadir pada perangkat gaming premium. Kehadiran kipas pendingin dapat membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil saat menjalankan game berat atau aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dalam waktu lama.
Namun demikian, belum ada kepastian apakah fitur tersebut akan tersedia pada versi komersial yang nantinya dijual ke konsumen. Tidak menutup kemungkinan fitur tersebut hanya digunakan untuk pengujian internal guna mengevaluasi performa chipset terbaru.