Nvidia RTX Spark Ini Siap Mengubah Cara Kita Bermain Game dan Bekerja di Laptop Windows

Nvidia RTX Spark Ini Siap Mengubah Cara Kita Bermain Game dan Bekerja di Laptop Windows
Sumber :
  • Nvidia

Gadget – Selama dua tahun terakhir, Qualcomm menjadi pemain tunggal yang mendominasi pasar laptop Windows berbasis ARM. Perjalanan ini dimulai dengan Snapdragon X Elite pada tahun 2024, yang kemudian diikuti oleh seri Snapdragon X2 yang lebih bertenaga pada akhir tahun 2025 untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin dinamis.

img_title Adu Performa Laptop Ringan MSI Prestige 13 Melawan Asus Zenbook A14
  • Nvidia RTX Spark menghadirkan teknologi grafis Blackwell dan kemampuan AI super kencang hingga 100 TOPS untuk laptop masa depan.
  • Qualcomm Snapdragon X2 Elite Extreme tetap menjadi pilihan tangguh untuk produktivitas harian dengan dukungan 18 core CPU yang efisien.
  • Laptop dengan chip terbaru Nvidia ini diprediksi mulai tersedia pada akhir tahun 2026 dengan estimasi harga mulai dari Rp29 jutaan.
img_title Microsoft Surface Ultra Beri Kreator Performa RTX Spark yang Sering Absen di Laptop Tipis
img_title MSI EdgeMesa N AI+ Hadir Sebagai Mini PC Bertenaga Nvidia RTX Spark Untuk Pengembang AI

Perbandingan visual antara chip Snapdragon X2 Elite dan Nvidia RTX Spark untuk perangkat laptop

Photo :
  • The Curator Agency

Mengenal Nvidia RTX Spark yang Ingin Mengulang Kesuksesan Apple Silicon

Dominasi Qualcomm di pasar Windows on ARM kini resmi mendapatkan tantangan berat dari raksasa teknologi grafis, Nvidia. Melalui ajang Computex 2026, Nvidia memperkenalkan chip RTX Spark yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman komputasi setara dengan Apple Silicon di ekosistem Windows.

Kabar ini bahkan sempat membuat nilai pasar Qualcomm terkoreksi cukup dalam, yang menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang dibawa oleh Nvidia. RTX Spark sendiri dibangun menggunakan proses fabrikasi 3nm dari TSMC dengan total 70 miliar transistor di dalamnya, sebuah angka yang sangat mengesankan untuk sebuah chip laptop.

Chip ini menggabungkan CPU berbasis ARM hasil kolaborasi dengan MediaTek, GPU berbasis arsitektur Blackwell, dan akselerator AI dalam satu paket. Dengan spesifikasi hingga 20 core CPU dan memori terpadu mencapai 128 GB, chip ini siap menangani beban kerja berat seperti pengolahan data AI berukuran besar secara lokal di perangkat Anda.

Snapdragon X2 Elite Extreme Jadi Andalan Qualcomm untuk Produktivitas Tinggi

Di sisi lain, Qualcomm tidak tinggal diam dengan mengandalkan seri Snapdragon X2 Elite Extreme sebagai ujung tombaknya. Chip ini merupakan evolusi signifikan dari generasi pertama yang menawarkan peningkatan performa CPU hingga 50 persen lebih cepat untuk tugas multitugas yang berat.

Snapdragon X2 Elite Extreme dilengkapi dengan 18 core Oryon generasi ketiga yang terbagi menjadi core performa tinggi dan core efisiensi. Dalam pengujian internal, chip ini mampu mengimbangi performa prosesor kelas atas lainnya, menjadikannya pilihan yang sangat solid untuk para profesional yang membutuhkan kecepatan saat bekerja dengan dokumen atau aplikasi kreatif.

Halaman Selanjutnya
img_title