Dulu Mahal, Kini Ditinggalkan! Apple Watch Ini Tak Bisa Pakai Siri AI Terbaru

Dulu Mahal, Kini Ditinggalkan! Apple Watch Ini Tak Bisa Pakai Siri AI Terbaru
Sumber :
  • Apple

Namun, semua ini membutuhkan daya komputasi signifikan. Apple menyatakan bahwa chip S9 ke atas memiliki Neural Engine generasi baru dan RAM lebih besar yang memungkinkan pemrosesan AI on-device tanpa mengorbankan masa pakai baterai.

img_title Akhirnya! Apple TV 4K dan HomePod Mini Baru Meluncur September 2026

Chip S8 (yang digunakan di Series 8 dan Ultra pertama), meski canggih pada masanya, tidak dirancang untuk beban kerja AI generasi berikutnya sehingga Apple memilih untuk tidak memaksakan fitur tersebut demi stabilitas sistem.

Dampak bagi Konsumen: Investasi yang “Kedaluwarsa” Lebih Cepat

img_title Siri iOS 27 Pakai Google Gemini & Nvidia-Ini Cara Kerjanya!

Bagi konsumen, kebijakan ini menimbulkan rasa kecewa. Bayangkan membeli Apple Watch Ultra seharga Rp13 juta pada 2022, lalu pada 2026 baru empat tahun perangkat itu sudah tidak bisa mengakses fitur andalan Apple.

Beberapa pengguna menyebut ini sebagai bentuk “perencanaan kedaluwarsa” (planned obsolescence) yang lebih agresif, terutama jika dibandingkan dengan iPhone. Sebagai contoh:

img_title Bocoran M6 MacBook Pro: Pendingin Vapor Chamber untuk Performa Lebih Gahar!
  • iPhone 12 (2020) masih mendapat iOS 27 penuh, termasuk Siri AI
  • iPhone 13 (2021) tetap kompatibel dengan semua fitur Apple Intelligence

Sementara itu, Apple Watch Series 8 (2022) yang usianya lebih muda justru ditinggalkan lebih cepat. Ini menimbulkan pertanyaan: apakah Apple sengaja memperpendek siklus hidup Apple Watch untuk mendorong pembelian lebih sering?

Kesimpulan: Inovasi atau Strategi Penjualan?

Apple memang berhasil menciptakan lompatan besar dengan Siri AI dan Apple Intelligence. Namun, pembatasan akses berbasis perangkat keras menimbulkan dilema etis: apakah inovasi ini benar-benar untuk pengguna atau justru untuk mempercepat siklus pembelian?

Yang pasti, Apple Watch kini bukan lagi investasi jangka panjang seperti dulu. Di dunia yang didorong AI, bahkan perangkat premium berusia empat tahun pun bisa dengan cepat menjadi “peninggalan zaman”.

Dan bagi jutaan pengguna yang pernah membayar Rp13 juta untuk sebuah jam tangan pintar, kini mereka hanya bisa bertanya:
“Apakah uang sebanyak itu hanya bertahan empat tahun?”

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget