Trump T1 Phone Bongkar Perbedaan Mengejutkan dengan HTC U24 Pro
- www.notebookcheck.net
Gadget – Trump T1 Phone akhirnya siap meluncur setelah pengumuman pertamanya pada Juni 2025 dan berbagai perubahan desain serta spesifikasi sepanjang waktu. Namun, klaim bahwa smartphone ini diproduksi di Amerika Serikat kini telah dihapus dan diganti dengan slogan "diproduksi dengan nilai-nilai Amerika". Menariknya, pembongkaran pertama (teardown) oleh iFixit mengungkap fakta yang cukup mengejutkan terkait kemiripan Trump T1 dengan HTC U24 Pro 2024.
- Trump T1 dan HTC U24 Pro memiliki desain dan komponen yang sangat mirip, bahkan mainboard dapat saling dipertukarkan.
- Trump T1 menggunakan RAM 12 GB LPDDR5 dan memori flash 512 GB dari Micron, berbeda dengan HTC yang memakai SK Hynix.
- Baterai Trump T1 berkapasitas 19,35 Wh, 12 persen lebih besar, namun pengisian daya dibatasi 30 watt dibanding 60 watt di HTC.
- Mayoritas komponen Trump T1 masih berasal dari China meski klaim perakitan di AS.
- Rating perbaikan Trump T1 hanya 3 dari 10, menunjukkan tingkat reparabilitas yang rendah.
Desain dan Komponen Trump T1 Mirip HTC U24 Pro
Trump T1 dan HTC U24 Pro yang sangat mirip tanpa casing
- www.notebookcheck.net
Analisis dari iFixit menunjukkan bahwa secara fisik dan struktur internal, Trump T1 sangat mirip dengan HTC U24 Pro. Bahkan, mainboard HTC U24 Pro dapat langsung dipasang dan berfungsi pada Trump T1 tanpa modifikasi. Perbedaan paling jelas terlihat pada warna emas khas Trump dan tambahan bendera AS palsu di bagian belakang perangkat.
Perbedaan Spesifikasi yang Terlihat
Walau sekilas mirip, Trump T1 memilih komponen berbeda untuk beberapa bagian. Penggunaan RAM LPDDR5 12 GB dan penyimpanan 512 GB dari Micron menggantikan SK Hynix pada HTC U24 Pro. Baterai Trump T1 memiliki kapasitas 19,35 Wh, lebih besar sekitar 12 persen, namun sayangnya kecepatan pengisian daya dibatasi hanya 30 watt, setengah dari kemampuan pengisian 60 watt yang ada pada HTC.
Asal Komponen dan Reparabilitas
Meski awalnya diklaim diproduksi di AS, bukti teardown mengindikasikan sebagian besar komponen masih berasal dari China. Hal ini juga tercermin dari skor reparabilitas rendah, yakni 3 dari 10, yang berarti perangkat cukup sulit diperbaiki atau dimodifikasi. Bagi konsumen yang menginginkan smartphone buatan AS sejati, ada opsi lain seperti Purism Liberty Phone dengan harga sekitar Rp30 juta.