Jangan Asal Update Android, Ini Risiko yang Jarang Dibahas
Pembaruan sistem operasi hampir selalu memiliki ukuran file yang besar, bahkan bisa mencapai hitungan gigabyte. Masalahnya tidak berhenti setelah proses instalasi selesai.
Sistem operasi yang lebih kaya fitur otomatis akan memakan ruang penyimpanan internal (storage) yang lebih besar. Bagi pengguna yang memiliki kapasitas memori terbatas, hal ini tentu menjadi petaka karena ruang untuk menyimpan foto, video, atau aplikasi favorit akan semakin terkikis habis.
Ketidakcocokan dengan Aplikasi Lama
Tidak semua pengembang aplikasi bergerak cepat untuk memperbarui aplikasi mereka agar kompatibel dengan versi Android terbaru. Ketika Anda memutuskan untuk melakukan update OS, ada risiko beberapa aplikasi kerja, game, atau aplikasi perbankan (m-banking) yang biasa Anda gunakan sehari-hari belum siap. Akibatnya, aplikasi tersebut tidak bisa dibuka sama sekali atau fiturnya menjadi tidak berfungsi dengan normal.
Tips Aman Sebelum Memutuskan Update Android
Melihat deretan risiko di atas, bukan berarti Anda harus selamanya menghindari update sistem. Pembaruan keamanan (security patch) tetap sangat penting untuk melindungi data pribadi Anda. Kuncinya adalah tidak terburu-buru.
Berikut adalah langkah bijak yang bisa Anda lakukan:
Jangan Jadi Kelinci Percobaan: Saat notifikasi update muncul, tahan diri Anda selama 1 hingga 2 minggu. Gunakan waktu ini untuk memantau forum teknologi, grup komunitas pengguna tipe ponsel Anda, atau media sosial untuk melihat testimoni dari mereka yang sudah melakukan update duluan. Jika situasinya aman dari bug parah, baru Anda bisa ikut melakukan pembaruan.
Lakukan Backup Data: Selalu amankan data penting seperti foto, kontak, dan dokumen ke cloud atau perangkat lain sebelum memulai proses update. Ini adalah langkah antisipasi jika terjadi kegagalan sistem saat proses instalasi berjalan.
Pastikan Koneksi dan Baterai Stabil: Jangan pernah memaksakan update menggunakan kuota internet yang tidak stabil atau kondisi baterai di bawah 50%. Interupsi di tengah jalan bisa menyebabkan ponsel Anda mengalami bootloop (gagal masuk ke sistem utama).