Bayar Rp13 Ribu Sebulan Demi WhatsApp Beda Tampilan, Seberapa Penting Buat Kamu
- Meta
Gadget – Ada rasa bangga tersendiri ketika tampilan aplikasi chatting kita terlihat berbeda dari yang lain. Personalisasi semacam ini bukan lagi sekadar gaya, melainkan bagian dari identitas digital yang ingin ditunjukkan ke lingkaran pertemanan.
Meta tampaknya paham betul kebutuhan itu. Setelah mengumumkannya secara global bulan lalu, langganan WhatsApp Plus kini sudah bisa diakses pengguna di Tanah Air. Tapi, apakah fitur yang ditawarkan sepadan dengan biaya bulanan yang harus dikeluarkan?
- WhatsApp Plus tersedia dengan tarif Rp13.900 per bulan
- Fitur utama meliputi stiker eksklusif, ikon aplikasi kustom, tema, dan nada dering khusus
- Ada uji coba gratis satu bulan, tapi perpanjangan bersifat otomatis
- Facebook Plus dan Instagram Plus belum tersedia di Indonesia
Bukan Sekadar Stiker, Tapi Juga Kendali Lebih Atas Tampilan
Kalau kamu bosan dengan warna hijau khas WhatsApp yang itu-itu saja, langganan ini memberi keleluasaan mengganti ikon aplikasi dan tema sesuai selera. Ada juga stiker eksklusif yang hanya bisa dipakai pelanggan Plus, plus nada dering khusus yang membedakan panggilanmu dari pengguna biasa.
Dari sisi fungsional, pelanggan mendapatkan kemampuan menyematkan lebih banyak obrolan di bagian atas daftar chat. Fitur ini cukup membantu buat kamu yang aktif di banyak grup atau sering berkomunikasi dengan banyak kontak penting sekaligus.
Semua opsi ini bisa diakses langsung dari menu Pengaturan menuju bagian Langganan. Meta juga memberikan masa uji coba gratis selama satu bulan penuh sebelum kartu kredit atau saldo e-wallet mulai terpotong otomatis.
Apa yang Sebenarnya Kamu Bayar
Tampilan WhatsApp Plus dengan opsi personalisasi ikon dan tema
- Meta
Kalau ditelusuri, seluruh fitur WhatsApp Plus saat ini berkutat pada kosmetik dan personalisasi antarmuka. Tidak ada penambahan kapasitas penyimpanan cloud, tidak ada enkripsi ekstra, atau peningkatan kualitas panggilan video. Ini murni lapisan estetika yang mempercantik pengalaman sehari-hari.
Meta sendiri dalam pengumumannya akhir bulan lalu memberi sinyal bahwa fitur premium ini bisa bertambah di masa mendatang. Namun untuk sekarang, ekspektasi perlu dikelola: WhatsApp Plus bukanlah upgrade fungsional yang mengubah cara kamu bekerja atau berkomunikasi.
Menariknya, langganan serupa untuk Facebook dan Instagram Plus juga sudah diumumkan bersamaan. Dua layanan itu menjanjikan durasi Story lebih panjang, preview sebelum upload, hingga daftar audiens tanpa batas. Tapi pantauan kami menunjukkan keduanya masih belum muncul di menu langganan pengguna Indonesia.
Layanan Berbayar di Tengah Dominasi Fitur Gratis
WhatsApp selama ini dikenal sebagai aplikasi chatting yang sepenuhnya gratis tanpa iklan. Kehadiran Plus menjadi langkah pertama Meta memonetisasi basis pengguna raksasanya secara langsung, bukan lewat bisnis API atau WhatsApp Business.
Dengan tarif Rp13.900 per bulan, biaya setahun setara dengan sekitar Rp166.800. Angka ini relatif terjangkau dibandingkan langganan streaming musik atau video. Tapi pertanyaannya kembali ke preferensi pribadi: seberapa besar kamu menghargai tampilan eksklusif di aplikasi yang dipakai setiap hari?
Bagi sebagian orang, personalisasi adalah bentuk ekspresi diri yang layak dibayar. Bagi yang lain, selama fungsi chat, panggilan, dan berbagi media berjalan normal tanpa Plus, biaya tambahan itu mungkin terasa kurang mendesak.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |