BigMe HiBreak Dual 2 Resmi Meluncur, Ponsel E-Ink Layar Ganda Berwarna Pertama di Dunia

BigMe HiBreak Dual 2
Sumber :
  • BigMe

BigMe kembali menghadirkan inovasi di pasar smartphone dengan memperkenalkan HiBreak Dual 2, sebuah ponsel e-ink terbaru yang diklaim sebagai perangkat layar ganda e-ink berwarna besar pertama di dunia. Produk ini resmi diperkenalkan melalui platform Kickstarter sebagai penerus HiBreak Dual generasi pertama yang sebelumnya telah menarik perhatian para pecinta teknologi.

img_title Casio G-Shock DW5600TNT-7 Resmi Meluncur, Desain Transparan Bergaya Streetwear 90-an

Melalui perangkat terbaru ini, BigMe tidak hanya memperbesar ukuran layar kedua, tetapi juga menghadirkan peningkatan performa yang cukup signifikan. Dengan demikian, HiBreak Dual 2 menawarkan pengalaman yang lebih lengkap dibandingkan pendahulunya.

Salah satu daya tarik utama BigMe HiBreak Dual 2 tentu terletak pada konfigurasi dua layarnya. Di bagian depan, pengguna akan menemukan layar e-ink berwarna berukuran 6,13 inci. Layar ini dirancang khusus agar nyaman digunakan dalam waktu lama, terutama saat membaca e-book, membuka dokumen, mencatat, maupun mengerjakan aktivitas produktivitas lainnya.

img_title Snapdragon 6 Gen 5 Muncul di Geekbench, Honor X80 Pro Max Ungkap Performa

Berbeda dengan layar smartphone konvensional, teknologi e-ink mampu memberikan tampilan yang lebih ramah di mata. Oleh karena itu, pengguna dapat menikmati sesi membaca yang panjang tanpa cepat merasa lelah akibat paparan cahaya layar.

Sementara itu, ketika perangkat dibalik, tersedia layar LCD berukuran 5 inci yang mampu menampilkan warna secara penuh. Kehadiran layar kedua ini memungkinkan pengguna menjalankan aktivitas sehari-hari seperti menonton video, membuka media sosial, menjelajahi internet, hingga melihat galeri foto dengan kualitas visual yang lebih hidup.

img_title OnePlus N6 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 8000mAh dan Layar 120Hz

Kombinasi dua layar tersebut menjadi pembeda utama dibandingkan HiBreak Dual generasi pertama. Sebelumnya, model lama hanya dibekali layar LCD berbentuk bulat berukuran 1,85 inci di bagian belakang. Kini, BigMe menghadirkan layar belakang yang jauh lebih besar sehingga kedua sisi perangkat sama-sama dapat digunakan layaknya sebuah smartphone utuh.

Selain menghadirkan dua layar berukuran besar, BigMe juga menyematkan dukungan stylus pada HiBreak Dual 2. Fitur ini memungkinkan pengguna menulis catatan, membuat coretan, menggambar ilustrasi sederhana, maupun memberi anotasi pada dokumen langsung di atas layar e-ink.

Pengalaman tersebut terasa sangat mirip seperti menulis di atas kertas. Karena itulah, perangkat ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga kreator yang sering mencatat ide secara cepat.

Tidak hanya fokus pada sektor layar, BigMe juga memberikan peningkatan besar di sisi performa. Jika generasi sebelumnya masih menggunakan chipset MediaTek Dimensity 1080, kini HiBreak Dual 2 dibekali MediaTek Dimensity 8300 yang menawarkan tenaga jauh lebih tinggi.

Chipset terbaru tersebut memberikan peningkatan pada kecepatan pemrosesan, efisiensi daya, serta kemampuan menjalankan berbagai aplikasi secara lebih lancar. Bahkan, perangkat ini sudah mendukung jaringan 5G, sehingga pengguna dapat menikmati koneksi internet berkecepatan tinggi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja hingga hiburan.

Di sektor perangkat lunak, BigMe HiBreak Dual 2 juga hadir dengan sistem operasi Android 16 langsung dari pabrik. Langkah ini menjadi peningkatan penting mengingat model sebelumnya masih menjalankan Android 14.

Dengan sistem operasi yang lebih baru, pengguna akan memperoleh berbagai fitur modern, peningkatan keamanan, serta kompatibilitas yang lebih baik terhadap aplikasi-aplikasi terbaru. Selain itu, Android 16 juga diharapkan mampu memaksimalkan pemanfaatan dua layar yang menjadi ciri khas smartphone ini.

Dari sisi desain, HiBreak Dual 2 tetap mempertahankan konsep premium dengan dua panel yang memiliki fungsi berbeda. Meski membawa dua layar berukuran besar, perangkat ini tetap dirancang agar nyaman digenggam untuk penggunaan sehari-hari.

Konsep tersebut menjadikan HiBreak Dual 2 bukan sekadar smartphone biasa, melainkan perangkat multifungsi yang menggabungkan pengalaman membaca seperti e-reader dengan kemampuan smartphone Android modern.

Untuk pemasaran awal, BigMe memilih platform Kickstarter sebagai tempat peluncuran. Perusahaan menerapkan beberapa tingkatan harga bagi para pendukung proyek ini.

Pada periode Early Bird, HiBreak Dual 2 ditawarkan mulai dari 699 dolar AS hingga 769 dolar AS, tergantung paket yang dipilih.

Sementara itu, setelah masa promosi berakhir, harga normal di Kickstarter mengalami kenaikan. Edisi Standar dipasarkan mulai 899 dolar AS, sedangkan Kickstarter Exclusive Edition dijual mulai 989 dolar AS.

Strategi tersebut memberi kesempatan bagi konsumen awal untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif sebelum perangkat tersedia secara lebih luas.

Peluncuran HiBreak Dual 2 juga memperlihatkan keseriusan BigMe dalam mengembangkan ekosistem perangkat berbasis e-ink. Selama setahun terakhir, perusahaan ini terus memperluas portofolionya dengan menghadirkan berbagai produk, mulai dari smartphone, tablet, pembaca e-book, monitor e-ink, hingga bingkai foto digital.

Kini, HiBreak Dual 2 menjadi salah satu produk paling ambisius yang pernah dikembangkan BigMe. Pasalnya, perangkat ini berhasil menggabungkan dua teknologi layar berbeda dalam satu smartphone tanpa mengorbankan pengalaman penggunaan sehari-hari.

Apabila konsep ini mendapat respons positif dari pasar, bukan tidak mungkin tren smartphone dengan layar e-ink ganda akan semakin berkembang di masa mendatang. Terlebih lagi, semakin banyak pengguna yang menginginkan perangkat yang nyaman digunakan untuk membaca sekaligus tetap mampu menjalankan fungsi smartphone modern.

Dengan kombinasi layar e-ink berwarna, layar LCD penuh, dukungan stylus, chipset Dimensity 8300, konektivitas 5G, serta sistem operasi Android 16, BigMe HiBreak Dual 2 tampil sebagai salah satu inovasi paling unik di industri smartphone tahun ini. Perangkat ini tidak hanya menyasar penggemar teknologi, tetapi juga pengguna yang membutuhkan pengalaman membaca dan produktivitas dalam satu perangkat praktis.