Bocoran iPhone 18 Pro Max: Baterai eSIM Hampir 5.500mAh, Siap Lawan Galaxy S27 Ultra

Bocoran iPhone 18 Pro
Sumber :
  • gizmo china

Rumor mengenai seri iPhone 18 semakin ramai diperbincangkan. Kali ini, perhatian publik tertuju pada iPhone 18 Pro Max yang dikabarkan bakal membawa peningkatan besar di sektor baterai. Jika bocoran terbaru terbukti akurat, perangkat flagship terbaru Apple ini akan menawarkan daya tahan yang jauh lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya.

img_title HMD Asha 305 Muncul di Sertifikasi, Penerus Modern Nokia Asha Hadir dengan 4G

Informasi tersebut pertama kali muncul dari platform media sosial Weibo. Dalam bocoran itu disebutkan bahwa Apple akan menghadirkan kapasitas baterai yang berbeda untuk setiap wilayah pemasaran. Perbedaan tersebut berkaitan dengan penggunaan slot kartu SIM fisik dan teknologi eSIM yang kini semakin luas diadopsi.

Untuk pasar global dan Eropa yang masih menggunakan slot nano-SIM, iPhone 18 Pro Max disebut akan dibekali baterai berkapasitas sekitar 5.235 mAh. Sementara itu, versi Amerika Serikat yang sepenuhnya mengandalkan eSIM diperkirakan memiliki baterai lebih besar, yakni mencapai 5.425 mAh.

img_title Bocoran iPhone 18: RAM 9GB Gantikan Rumor 12GB, Chip A20 2nm Jadi Andalan

Kapasitas tersebut menjadi peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan iPhone 17 Pro Max. Varian global mengalami kenaikan sekitar 412 mAh atau sekitar 8,5 persen. Adapun versi Amerika Serikat meningkat sekitar 337 mAh atau sekitar 6,6 persen dibandingkan pendahulunya.

Peningkatan kapasitas ini menunjukkan bahwa Apple mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap kebutuhan pengguna yang menginginkan smartphone dengan daya tahan lebih lama. Apalagi, saat ini aktivitas seperti bermain game, merekam video berkualitas tinggi, hingga memanfaatkan fitur kecerdasan buatan membutuhkan konsumsi daya yang semakin besar.

img_title Bocoran Xiaomi 18 Pro: Dual Kamera 200MP, Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Baterai 7.000mAh

Selain iPhone 18 Pro Max, bocoran juga mengungkap kapasitas baterai model Pro reguler. Meski peningkatannya tidak sebesar varian Pro Max, Apple tetap menghadirkan kapasitas yang sedikit lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.

Sebagai gambaran, iPhone 17 Pro versi Eropa dikabarkan memiliki baterai 3.998 mAh, sedangkan versi Amerika Serikat mencapai 4.252 mAh. Pada generasi berikutnya, iPhone 18 Pro diperkirakan membawa baterai sekitar 4.056 mAh untuk pasar Eropa dan 4.288 mAh untuk pasar Amerika Serikat.

Sementara itu, iPhone 17 Pro Max sebelumnya memiliki baterai sekitar 4.823 mAh untuk wilayah Eropa dan 5.088 mAh pada versi Amerika Serikat. Kini, kapasitas tersebut diprediksi meningkat menjadi 5.235 mAh dan 5.425 mAh pada iPhone 18 Pro Max.

Bocoran tersebut juga sejalan dengan laporan dari pembocor teknologi Digital Chat Station yang sebelumnya menyebut Apple akhirnya akan menghadirkan baterai berkapasitas di atas 5.000 mAh pada seri Pro Max.

Perbedaan kapasitas baterai antara wilayah pemasaran bukan tanpa alasan. Kehadiran slot nano-SIM fisik masih membutuhkan ruang di dalam bodi smartphone. Sebaliknya, model yang hanya menggunakan eSIM memiliki ruang internal lebih lega sehingga Apple dapat memasang baterai dengan ukuran sedikit lebih besar.

Strategi ini sekaligus menunjukkan bagaimana desain internal smartphone modern semakin bergantung pada efisiensi ruang. Meskipun selisih kapasitasnya tidak terlalu besar, tambahan beberapa ratus mAh tetap memberikan pengaruh terhadap waktu penggunaan sehari-hari.

Di sisi lain, persaingan smartphone flagship kini semakin ketat. Samsung juga disebut sedang menyiapkan peningkatan kapasitas baterai pada Galaxy S27 Ultra yang diperkirakan membawa baterai 5.500 mAh. Jika rumor tersebut benar, peningkatan ini menjadi yang pertama sejak Samsung memperkenalkan Galaxy S20 Ultra pada tahun 2020.

Menariknya, Galaxy S26 Ultra saat ini sebenarnya sudah memiliki kapasitas baterai yang hampir setara dengan iPhone 17 Pro Max. Namun dalam berbagai pengujian penggunaan nyata, perangkat Apple kerap mampu bertahan lebih lama berkat optimalisasi sistem operasi iOS dan efisiensi chipset buatannya.

Karena itu, kapasitas baterai bukan lagi satu-satunya faktor penentu daya tahan smartphone. Pengelolaan daya melalui perangkat lunak, efisiensi prosesor, hingga optimalisasi aplikasi turut memberikan pengaruh besar terhadap pengalaman pengguna.

Apple diperkirakan akan semakin mengandalkan keunggulan tersebut pada iPhone 18 Pro Max. Smartphone ini kabarnya akan ditenagai chipset terbaru A20 Pro yang diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer.

Teknologi manufaktur yang lebih kecil memungkinkan konsumsi daya menjadi lebih hemat sekaligus meningkatkan performa. Dengan kombinasi baterai yang lebih besar dan chipset generasi baru, iPhone 18 Pro Max diprediksi mampu menawarkan waktu penggunaan yang lebih panjang dibandingkan seri sebelumnya.

Meski demikian, Apple tetap menghadapi tantangan besar dari para produsen smartphone asal Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah merek mulai menghadirkan baterai berkapasitas sangat besar pada ponsel flagship mereka.

Saat ini, kapasitas baterai sekitar 7.500 mAh bahkan mulai menjadi standar baru di beberapa smartphone premium dari Tiongkok. Angka tersebut jauh melampaui baterai yang digunakan iPhone maupun Galaxy.

Beberapa perangkat seperti Xiaomi 17 Pro Max, Oppo Find X9 Pro, dan OnePlus 15 disebut berhasil mencatatkan daya tahan baterai yang lebih lama dalam berbagai pengujian dibandingkan flagship Apple maupun Samsung.

Meskipun begitu, Apple selama ini tidak pernah hanya mengandalkan kapasitas baterai. Perusahaan asal Cupertino tersebut lebih fokus menciptakan keseimbangan antara perangkat keras dan perangkat lunak sehingga konsumsi daya tetap efisien tanpa harus menggunakan baterai berukuran sangat besar.

Apabila rumor mengenai baterai 5.425 mAh dan chipset A20 Pro benar-benar terwujud, iPhone 18 Pro Max berpotensi menjadi salah satu iPhone dengan daya tahan terbaik yang pernah dirilis Apple.

Kini, perhatian publik tertuju pada peluncuran resmi seri iPhone 18 yang diperkirakan berlangsung pada September 2026. Saat itu, semua bocoran mengenai spesifikasi, kapasitas baterai, hingga peningkatan performa akan terjawab secara resmi.

Dengan persaingan yang semakin sengit di pasar smartphone premium, iPhone 18 Pro Max diprediksi menjadi salah satu perangkat yang paling dinantikan tahun ini. Kehadirannya akan menjadi ujian bagi Apple untuk mempertahankan dominasi di tengah gempuran smartphone Android yang terus menawarkan inovasi, terutama dalam hal kapasitas baterai dan efisiensi daya