OxygenOS & Realme UI Mati-Semua HP OnePlus dan Realme Kini Pakai ColorOS!
- Realme UI
Yang menarik justru adalah timing-nya: pengumuman ini datang tepat setelah Realme dan OnePlus secara resmi melebur secara operasional pada April 2026 tanda bahwa konsolidasi korporat telah mencapai tahap akhir.
OnePlus Tak Lagi Global: Fokus Hanya di India dan Tiongkok
Perubahan software ini bukan berdiri sendiri. Ini adalah bagian dari strategi restrukturisasi besar-besaran:
- Tim OnePlus Eropa hampir seluruhnya mundur dalam satu minggu pada April 2026
- Situs web Jerman, Prancis, dan Spanyol kini mengarahkan pengunjung ke lini produk Oppo
- OnePlus UK kehabisan stok total, tanpa rencana peluncuran produk baru
- Inventaris AS dan Eropa terus menyusut, tanpa indikasi pembaruan
- Layanan purna jual OnePlus di India kini diintegrasikan ke jaringan Oppo
Fakta-fakta ini menggambarkan satu realitas: OnePlus tidak lagi menjadi merek global independen. Ia kini bertahan hanya sebagai sub-brand di India dan Tiongkok, menjalankan software Oppo, menggunakan infrastruktur Oppo, dan menjual hardware yang semakin mirip dengan seri Reno atau Find milik Oppo.
Pertanyaan Terbesar: Akankah ColorOS Bawa Iklan ke OnePlus?
Ini adalah titik kritis yang akan menentukan loyalitas jutaan pengguna.
- ColorOS secara default menyertakan iklan di berbagai aplikasi bawaan: cuaca, file manager, browser, bahkan notifikasi lock screen.
- OxygenOS secara eksplisit menolak iklan sejak hari pertama dan itu menjadi alasan utama banyak pengguna memilih OnePlus.
Jika ColorOS global yang dipasang di perangkat OnePlus tetap mempertahankan iklan, maka janji Pete Lau tahun 2021 resmi dilanggar. Dan itu bukan sekadar masalah estetika melainkan pengkhianatan terhadap nilai inti komunitas OnePlus.
Hingga kini, Oppo, OnePlus, dan Realme belum memberikan klarifikasi resmi tentang keberadaan iklan di versi ColorOS untuk OnePlus. Tapi diam mereka mungkin sudah cukup berbicara.
Kesimpulan: Bukan Kematian, Tapi Penyerapan
OxygenOS dan Realme UI tidak “dibunuh” dalam satu malam. Mereka perlahan diserap oleh kekuatan korporat, efisiensi biaya, dan visi terpusat dari Oppo. Yang tersisa hanyalah kenangan akan era ketika OnePlus benar-benar berbeda.
Bagi penggemar lama, ini adalah akhir dari sebuah legenda. Bagi Oppo, ini adalah langkah logis menuju ekosistem terpadu yang lebih mudah dikelola dan dipasarkan.