Vivo X300e Bocor: 50MP Zeiss Trio, Baterai 7.100mAh, Tipis 7,99mm!
- Vivo
- Lebih percaya pada ekosistem Qualcomm
- Ingin kompatibilitas global lebih luas
- Menghindari chip MediaTek karena preferensi atau dukungan software
Triple Kamera Zeiss: Fotografi Profesional dalam Genggaman
Sistem kamera belakang X300e adalah salah satu yang paling menarik dalam kelasnya:
1. Kamera Utama: 50MP dengan Tuning Zeiss
Menggunakan sensor besar dengan bukaan lebar, didukung Zeiss T Coating* untuk mengurangi flare dan ghosting. Warna yang dihasilkan natural, dengan rendering bokeh khas “Zeiss Biotar”.
2. Kamera Ultrawide: 8MP
Ini adalah satu-satunya titik penurunan spesifikasi dibanding X300s atau X300 Pro yang menggunakan sensor 50MP untuk ultrawide. Meski resolusinya rendah, lensa ini tetap dioptimalkan oleh Zeiss untuk distorsi minimal dan ketajaman pusat yang baik cukup untuk dokumentasi sehari-hari, tapi mungkin kurang ideal untuk konten profesional wide-angle.
3. Kamera Telefoto Periskop: 50MP (Sony IMX8-series)
Kemungkinan besar menggunakan IMX882 atau varian turunannya, sensor yang sama digunakan di flagship Vivo sebelumnya. Dengan desain periskop, kamera ini mampu memberikan zoom optik 3x–5x (angka pasti belum bocor), dengan detail luar biasa berkat resolusi 50MP.
Yang membedakan X300e dari kompetitor adalah tuning Zeiss APO (Apochromatic) pada semua tiga lensa fitur langka bahkan di kelas flagship. Ini memastikan koreksi kromatik sempurna, warna akurat, dan minim aberasi warna saat zoom.
Kamera depan juga tidak main-main: 50MP dengan mode potret AI dan HDR otomatis ideal untuk video call berkualitas tinggi atau selfie detail.
Baterai 7.100mAh + Pengisian 90W: Daya Tahan Seharian Tanpa Kompromi
Vivo X300e membawa baterai 7.015–7.100mAh, kapasitas yang sama dengan X300s. Namun, ada satu perbedaan penting:
- X300e tidak mendukung pengisian nirkabel.
Ia hanya menyediakan pengisian kabel 90W, yang mampu mengisi penuh baterai dari 0% dalam sekitar 60–70 menit. Bagi sebagian pengguna, hilangnya wireless charging adalah kekurangan terutama jika mereka sudah terbiasa meletakkan ponsel di dock saat tidur atau bekerja.
Namun, pertimbangan ini mungkin dilakukan untuk:
- Menekan biaya produksi
- Menghemat ruang internal demi ketipisan
- Fokus pada pengisian cepat kabel yang lebih efisien secara energi