StarCraft Bangkit: Rumor Game FPS dan StarCraft 3 Siap Guncang BlizzCon
- Blizzard Entertainment
- Blizzard Entertainment dikabarkan sedang mengembangkan proyek Game FPS StarCraft baru.
- Proyek FPS ambisius ini kabarnya dipimpin oleh Dan Hay, mantan bos waralaba sukses Far Cry.
- Rumor terpisah menyebutkan Blizzard bermitra dengan Nexon untuk membuat StarCraft 3.
Kabar gembira menyelimuti penggemar lama franchise legendaris ini. Semesta fiksi ilmiah StarCraft yang telah lama sepi kini diprediksi kembali menggeliat dengan dua gebrakan proyek besar. Dua rumor signifikan menunjukkan masa depan cerah bagi salah satu pilar utama Blizzard Entertainment. Para gamer, baik veteran maupun pendatang baru, memiliki alasan kuat untuk menantikan informasi resmi mengenai kelanjutan saga StarCraft ini.
Blizzard Menggarap Game FPS StarCraft Baru
Laporan dari media kredibel menyebutkan bahwa Blizzard Entertainment kemungkinan besar siap mengungkap sebuah Game FPS StarCraft di ajang BlizzCon tahun ini. Proyek ini mengejutkan, sebab StarCraft dikenal sebagai raja genre Real-Time Strategy (RTS). Sumber anonim dari Windows Central mengungkap detail bahwa Blizzard sedang fokus mengembangkan gim tembak-menembak berbasis dunia StarCraft.
Proyek ambisius ini menarik perhatian publik karena dipimpin oleh figur kunci industri. Dan Hay, mantan bos yang sukses besar memimpin dan mengembangkan seri Far Cry, dikabarkan menahkodai pengembangan Game FPS StarCraft ini. Keahlian Hay dalam meramu gim aksi kelas AAAA tentu meningkatkan ekspektasi penggemar.
Mengulang Sejarah Proyek yang Batal
Meskipun terlihat sebagai genre baru, ide Game FPS StarCraft sebenarnya bukan pertama kali muncul di benak Blizzard. Pengembang legendaris ini pernah mencoba meracik FPS di semesta yang sama melalui proyek StarCraft Ghost dan Ares, yang sayangnya dibatalkan di masa lalu. Pembatalan tersebut seringkali menjadi legenda pahit di kalangan penggemar setia.
Namun, kabar terbaru memperkuat indikasi bahwa ide tersebut tidak pernah mati. Jurnalis investigasi gim ternama, Jason Schreier, bahkan sempat mengutip dalam bukunya. "Ya, mereka sedang mengerjakan game tembak-menembak StarCraft; StarCraft belum mati di Blizzard," tulisnya. Kutipan itu seolah mengonfirmasi bahwa studio Blizzard memang tidak bisa move on dari ambisi melahirkan gim aksi cepat di dunia Zerg, Terran, dan Protoss.
StarCraft 3: Kemitraan Strategis dengan Raksasa Korea
Selain proyek FPS yang berpotensi menjadi spin-off masif, kejutan tidak berhenti di situ. Laporan dari media Korea Selatan, MTN, mengklaim bahwa Blizzard telah menjalin kemitraan dengan studio raksasa Korea, Nexon. Kemitraan ini diperkirakan bertujuan mengembangkan gim StarCraft baru, yang banyak spekulasi mengarah pada StarCraft 3.
Langkah strategis ini sangat masuk akal mengingat betapa masifnya popularitas StarCraft sebagai pilar eSports di Korea Selatan. StarCraft bahkan dianggap sebagai olahraga nasional di sana. Nexon, yang dikenal melalui sukses global seperti The Finals dan MapleStory, memiliki rekam jejak kuat dalam game online dan monetisasi. Kolaborasi ini dapat menjamin StarCraft 3 memiliki infrastruktur global yang kuat dan optimal untuk pasar Asia.
Dampak Besar Terhadap Eksistensi Waralaba
Rumor mengenai Game FPS dan potensi StarCraft 3 yang melibatkan veteran sekelas Dan Hay dan studio besar seperti Nexon adalah sinyal kuat. Sinyal ini menunjukkan komitmen Blizzard untuk menghidupkan kembali waralaba StarCraft secara agresif. Ini bukan hanya tentang merilis gim baru, melainkan strategi revitalisasi untuk menjangkau audiens modern.
Jika rumor FPS terbukti benar, Blizzard akan memperkenalkan dunia StarCraft kepada pemain yang menyukai genre cepat seperti Overwatch atau Call of Duty. Sementara itu, kolaborasi dengan Nexon untuk StarCraft 3 akan memperkuat posisi mereka di kancah eSports RTS, terutama di pasar krusial Korea. Keberadaan dua proyek StarCraft berbeda genre ini menempatkan Blizzard di posisi yang sangat menguntungkan di masa depan BlizzCon dan industri gim global.