Warlock: Dungeons & Dragons Ambil Jalur Aksi Gelap Sinematik

Warlock: Dungeons & Dragons Ambil Jalur Aksi Gelap Sinematik
Sumber :
  • Istimewa

7 Game Aksi Petualangan Terbaik untuk Pemula, Seru & Gampang Dimainkan!
  • Game baru D&D, Warlock, diumumkan di The Game Awards 2025.
  • Genre beralih ke aksi-petualangan sinematik, meninggalkan RPG berbasis giliran.
  • Invoke Studios fokus hanya pada satu kelas karakter (Warlock) untuk pendalaman cerita.
  • Kaatri, karakter utama yang disuarakan Tricia Helfer, menjadi pusat cerita fantasi gelap.

Desain Baru: Xiaomi Siapkan Ponsel dengan Baterai Lepas Pasang

Wizards of the Coast kembali memperluas semesta Dungeons & Dragons (D&D) dengan pendekatan genre yang sangat berani. Dalam acara bergengsi The Game Awards 2025, mereka secara resmi memperkenalkan Warlock: Dungeons & Dragons, sebuah game aksi-petualangan sinematik terbaru. Invoke Studios, pengembang di balik proyek ini, secara tegas menyatakan bahwa game ini akan berbeda 180 derajat dari formula RPG berbasis giliran yang identik dengan waralaba tersebut. Kehadiran Warlock Dungeons & Dragons ini menegaskan ambisi besar D&D untuk menarik audiens baru di tengah meningkatnya minat setelah kesuksesan Baldur’s Gate 3.

Mengapa Warlock Memilih Genre Aksi-Petualangan?

ONIC Esports Siap Gempur M7: Ini Jadwal Swiss Stage Awal

Pengumuman Warlock menjadi penanda investasi besar Wizards of the Coast di ranah game AAA. Mereka mengakuisisi Invoke Studios, yang sebelumnya dikenal sebagai Tuque Games, untuk memimpin proyek ini. Tim Invoke Studios yang berbasis di Montreal diisi sekitar 180 pengembang dengan rekam jejak panjang di genre aksi-petualangan.

Jeff Hattem, Vice President of Creative di Invoke Studios, menjelaskan bahwa latar belakang tim menjadi alasan utama pemilihan genre. Hattem mengatakan bahwa DNA studio mereka sangat kuat di genre aksi. Oleh karena itu, membawa merek Dungeons & Dragons ke ruang aksi-petualangan memungkinkan mereka menciptakan game berkualitas tinggi sesuai keahlian yang mereka miliki.

Pelajaran Penting dari Kegagalan Dark Alliance

Sebelumnya, Invoke Studios pernah menggarap Dungeons & Dragons: Dark Alliance (2021). Game tersebut mendapat respons beragam dan dikritik karena ambisi yang terlalu luas tanpa fokus yang jelas. Invoke belajar banyak dari pengalaman ini.

Hattem menegaskan bahwa mereka sangat menjaga fokus pengembangan pada Warlock. Jika tim mencoba memasukkan terlalu banyak elemen yang ditawarkan semesta D&D, hasilnya akan melebar ke mana-mana. Mereka ingin visi game yang dibangun jelas dan menawarkan keseruan yang spesifik. Pendekatan ini memastikan bahwa Warlock Dungeons & Dragons memiliki alur yang terstruktur dan sinematik.

Halaman Selanjutnya
img_title