M7 World Championship: Team Liquid PH dan SRG Kirim Sinyal Bahaya
- Medcom
- Team Liquid PH (TLPH) melibas Aurora PH dalam Derby Filipina hanya dalam 16 menit.
- Selangor Red Giants (SRG) menunjukkan dominasi absolut, mengalahkan CG Esports di Derby Malaysia dalam 14 menit.
- Kedua tim raksasa ini menegaskan posisi Filipina dan Malaysia sebagai kekuatan dominan di Swiss Stage M7 World Championship.
Hari pertama Swiss Stage M7 World Championship pada Sabtu, 10 Januari 2026, menyajikan pertarungan sengit di seluruh arena, termasuk rivalitas domestik yang memanas. Saat wakil Indonesia harus berjuang keras, dua raksasa regional, Team Liquid PH dan Selangor Red Giants (SRG), justru tampil tanpa cela. Mereka melibas habis rival satu negaranya dengan sangat cepat dan mengirimkan peringatan keras kepada kontestan lainnya. Dominasi TLPH di Derby Filipina dan SRG di Derby Malaysia menunjukkan betapa matangnya persiapan mereka menghadapi panggung dunia.
Team Liquid PH Terlalu Tangguh di M7 World Championship
Derby Filipina antara Team Liquid PH (TLPH) dan Aurora PH berlangsung sangat timpang. Sang juara bertahan, TLPH, hanya butuh 16 menit 55 detik untuk menyudahi perlawanan Aurora PH. TLPH menunjukkan performa luar biasa sejak fase awal pertandingan.
Permainan agresif TLPH yang dipimpin oleh Sanji menggunakan Lou Yi segera membatasi ruang gerak Aurora PH. Rotasi cepat dan penguasaan area objektif menjadi kunci utama. Team Liquid PH unggul jauh dalam kontrol peta.
Eksekusi Makro Pemenang Lord
Keunggulan makro ini semakin terlihat saat TLPH mengamankan Lord lebih cepat dari lawan. Mereka langsung memanfaatkan kekuatan Lord untuk meruntuhkan struktur pertahanan Aurora PH dari berbagai lini. Eksekusi yang disiplin ini memastikan kemenangan telak. Team Liquid PH sekali lagi menegaskan status mereka sebagai kandidat terkuat juara M7 World Championship berkat strategi makro yang matang.
Selangor Red Giants Ganas di Derby Malaysia
Dominasi serupa juga ditunjukkan oleh Selangor Red Giants (SRG) ketika mereka menghadapi CG Esports di Derby Malaysia. Juara MSC 2024 tersebut tidak memberikan ampun dan menutup pertandingan hanya dalam waktu 14 menit.
SRG langsung menguasai tempo permainan sejak menit pertama. Mereka melancarkan tekanan beruntun di semua lane lewat rotasi cepat dan efisien. Di sisi lain, CG Esports kesulitan merespons gempuran tersebut dan dipaksa terus bertahan.