Revolusi Gaming: Modder Ciptakan Konsol Multiguna Ningtendo PXBOX 5
- Istimewa
Meniru Prinsip Desain Mac Pro Klasik
Ia mengambil inspirasi dari konsep pendinginan Mac Pro klasik. XNZ menciptakan heatsink aluminium berbentuk segitiga di bagian tengah perangkat. Setiap motherboard konsol kemudian ditempelkan pada salah satu sisi blok aluminium masif tersebut.
Sistem pendinginan tersebut didukung oleh kipas 12 cm yang diletakkan di bagian bawah. Kipas akan meniupkan udara ke atas melalui sirip-sirip pendingin aluminium. Metode ini terbukti efektif menjaga suhu. Bahkan setelah 30 menit memainkan game berat di PS5, suhu permukaan mesin tetap terjaga di kisaran 60°C.
Estetika Premium dan Fungsionalitas Portabel
Selain canggih di sisi internal, konsol multiguna ini juga dirancang secara estetika. Panel luarnya menggunakan kombinasi teknologi 3D printing dan laser-cutting. Material kayu walnut dipilih untuk memberikan kesan premium dan mewah.
Switch Tetap Fleksibel
Menariknya, XNZ memastikan sisi Nintendo tetap mempertahankan fitur portabilitasnya. Modder tersebut merancang dok khusus dengan mekanisme pegas (spring-loaded). Mekanisme ini memungkinkan unit handheld Switch 2 muncul ke permukaan agar bisa diambil dan dimainkan secara portabel. Pemain cukup memasukkan unit kembali saat ingin bermain di layar TV.
Untuk urusan daya, seluruh sistem dihidupkan oleh unit Gallium Nitride (GaN) berkekuatan 250 Watt. Daya ini memadai, mengingat sistem dirancang agar hanya satu konsol yang diaktifkan pada satu waktu.
Analisis Dampak Inovasi Teknologi Konsol
Proyek Ningtendo PXBOX 5 menunjukkan batas-batas rekayasa hardware yang dapat dicapai oleh modder independen. Inovasi ini menyederhanakan pengalaman gaming sekaligus memberikan solusi elegan bagi gamer yang ingin menikmati semua ekosistem eksklusif.
Meskipun perangkat ini belum diproduksi secara massal, kehadiran Konsol Multiguna karya XNZ memberikan pandangan ke depan. Proyek ini membuktikan bahwa integrasi platform multi-vendor, yang sebelumnya dianggap mustahil, sangat mungkin dilakukan melalui modifikasi dan solusi termal yang cerdas. Dampaknya, modifikasi semacam ini dapat mendorong pabrikan konsol besar untuk memikirkan kembali konsep modularitas di masa mendatang.