Dominasi Filipina: Aurora PH Kunci Gelar M7 World Championship 4-0

Dominasi Filipina: Aurora PH Kunci Gelar M7 World Championship 4-0
Sumber :
  • Moonton

M8 World Championship Resmi Digelar di Turki, Sejarah Baru Eropa
  • Aurora PH memastikan gelar juara M7 World Championship setelah mengalahkan Alter Ego dengan skor telak 4-0 di Jakarta.
  • Kekalahan ini memperpanjang rekor puasa gelar tim Indonesia pada ajang kasta tertinggi Mobile Legends dunia.
  • Tim Filipina tersebut menunjukkan dominasi total sejak awal, memenangkan seluruh game dalam waktu rata-rata di bawah 17 menit.
  • Alter Ego tetap layak diapresiasi atas perjuangan keras mereka, termasuk menyingkirkan ONIC Esports di fase Knockout.

M7 World Championship Pecahkan Rekor Penonton Esports Dunia

Harapan publik Tanah Air untuk melihat bendera Merah Putih berkibar di Grand Final M7 World Championship sirna sudah. Pada pertandingan puncak yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026), tim kebanggaan Indonesia, Alter Ego, harus mengakui ketangguhan wakil Filipina, Aurora Gaming PH. Aurora PH Juara M7 World Championship setelah menaklukkan Alter Ego dengan skor telak 4-0 tanpa balas.

Kekalahan menyakitkan ini secara otomatis menegaskan dominasi E-Sports Filipina yang masih sulit digoyahkan di panggung Mobile Legends global. Sementara itu, catatan buruk puasa gelar dunia untuk tim Indonesia semakin panjang. Aurora PH mencatatkan diri sebagai juara baru yang sangat pantas meraih titel M-Series.

Misi Balas Dendam Alter Ego di Grand Final M7: Lawan Aurora PH

Kronologi Dominasi Aurora PH di Grand Final M7 World Championship

Laga pamungkas ini diprediksi berjalan sengit, mengingat daya juang Alter Ego yang tinggi di Lower Bracket. Namun, performa Aurora PH pada hari itu berada di level yang berbeda. Mereka menerapkan strategi berbasis objektif yang sangat disiplin.

Game 1: Perebutan Lord Menjadi Kunci Kemenangan

Alter Ego sebenarnya memulai Game 1 dengan baik. Mereka berhasil mengamankan first blood. Sayangnya, momentum tersebut tidak bertahan lama.

Aurora PH segera tampil solid dan mengamankan perfect turtle. Kedua tim saling bertukar serangan agresif hingga terjadi perang besar pertama pada menit ke-10, yaitu perebutan Lord. Aurora PH berhasil memenangkan war krusial tersebut dan mengamankan Lord pertama.

Pada menit ke-13, war kembali pecah di area yang sama. Lagi-lagi, Aurora PH mendominasi pertarungan. Mereka mengamankan Lord kedua dan sukses menghancurkan base turret Alter Ego. Aurora PH mengunci kemenangan dengan skor 1-0 dalam 15:04 menit.

Game 2 & 3: Agresivitas Objektif dan Keunggulan Emas

Tempo permainan sempat melambat pada Game 2. Tidak ada kill yang tercipta hingga Alter Ego mengambil turtle pertama. Perang besar baru meletus saat perebutan turtle kedua, di mana Aurora PH mendapatkan first blood sekaligus objektif penting.

Momentum berbalik sepenuhnya. Aurora PH meningkatkan agresivitas mereka, memenangkan setiap objektif turret dan pertarungan. Mereka mengamankan Lord pertama dan kedua. War penentuan terjadi pada perebutan Lord ketiga. Dengan keunggulan gold yang signifikan, Aurora PH menghancurkan base turret tanpa bantuan Lord. Skor menjadi 2-0.

Kepercayaan diri Aurora PH mencapai puncaknya di Game 3. Mereka langsung mengamankan first blood dan turtle pertama. Dominasi mereka sangat jelas pada menit ke-10, ketika keunggulan gold mencapai 7.000. Aurora PH mengamankan Lord pertama tanpa perlawanan, memanfaatkan Lord tersebut untuk menyelesaikan game dengan cepat. Game 3 berakhir dalam waktu 10:55 menit, memastikan skor 3-0.

Game 4: Penutup Sempurna Tanpa Balas

Alter Ego berupaya keras membalikkan keadaan di Game 4, tetapi mereka kembali kesulitan menghadapi tekanan Aurora PH. War pertama terjadi saat perebutan turtle pertama, dan Aurora PH lagi-lagi mengamankan first blood serta turtle.

Dominasi Filipina semakin terlihat setelah mereka meraih perfect turtle dan memenangkan war-war kecil. Menjelang Lord pertama, Aurora PH berhasil mengeliminasi tiga pemain Alter Ego sekaligus. Kondisi ini membuat mereka mengambil Lord pertama tanpa perlawanan. Aurora PH menekan dengan sisa minion yang kuat, menghancurkan base turret Alter Ego. Aurora PH menutup seri dengan skor telak 4-0, mencatatkan final yang sangat berat sebelah.

Analisis Perjalanan Alter Ego dan Realitas Dominasi E-Sports Filipina

Meskipun harus menelan kekalahan telak di Grand Final M7 World Championship, perjalanan Alter Ego patut mendapat apresiasi. Mereka menunjukkan daya juang yang luar biasa di babak Knockout. Alter Ego sempat menyingkirkan sesama wakil Indonesia, ONIC Esports, dan harus berjuang keras dari Lower Bracket setelah diturunkan oleh Aurora PH itu sendiri.

Bagi Aurora PH, kemenangan 4-0 ini menjadi sejarah emas. Mereka resmi mencatatkan nama sebagai juara baru M-Series. Skor telak 4-0 juga menegaskan bahwa jarak kekuatan antara tim E-Sports Indonesia dan Filipina masih cukup lebar. Realitas ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi industri Mobile Legends di Tanah Air untuk musim kompetisi berikutnya.