Eksplorasi Artistik MIO: Memories in Orbit, Metroidvania Wajib Coba
- Istimewa
- MIO: Memories in Orbit adalah game Metroidvania 2.5D dari studio Prancis Douze Dixièmes yang rilis Januari 2026.
- Daya tarik utama game ini adalah visual cat air yang unik dan gameplay yang berfokus pada mobilitas udara yang sangat lincah.
- Pemain harus mengelola kapasitas memori MIO melalui sistem Allocation Matrix yang ketat.
- Meskipun indah, game ini menantang dengan sistem kehilangan mata uang Nacre permanen saat pemain mati.
Awal tahun 2026 disambut dengan gemuruh di dunia game indie. Douze Dixièmes, studio asal Prancis, resmi merilis judul Metroidvania ambisius mereka: MIO: Memories in Orbit. Game ini hadir pada 20 Januari 2026 dan segera mendefinisikan identitas visualnya yang sangat spesifik. Pemain mengontrol MIO, android lincah yang terbangun di dalam The Vessel. Kapal luar angkasa raksasa ini kini terbengkalai, dipenuhi vegetasi liar. Misteri kehancuran The Vessel menjadi inti cerita, menantang pemain untuk mengungkap nasib para AI tingkat tinggi yang dikenal sebagai Pearls yang telah lama berhenti berfungsi.
Estetika Visual: Paduan Dingin Teknologi dan Cat Air Pastel
Daya tarik utama yang membuat MIO: Memories in Orbit unggul adalah presentasi artistiknya. Developer menggunakan mesin kustom untuk merender dunia 2.5D ini. Hasilnya, visual game menyerupai goresan sketchbook dan cat air (watercolor) ala novel grafis Eropa.
Estetika visual tersebut menghasilkan identitas yang tak tertandingi di genre Metroidvania. Pemain disajikan kontras yang mencolok. Struktur teknologi yang dingin beradu dengan pertumbuhan tanaman pastel yang lembut.
Eksplorasi Anatomi The Vessel
Setiap bioma di dalam kapal dirancang berdasarkan metafora anatomi manusia. The Spine, misalnya, berfungsi sebagai pusat penghubung utama. Sementara itu, bioma The Blood penuh dengan arus energi yang bergerak cepat. Bahkan, The Hand diisi dengan mesin-mesin presisi.
Narasi dalam game ini disampaikan secara fragmen. Pemain harus menyerap cerita melalui penceritaan lingkungan (environmental storytelling). Mereka juga menemukan catatan data yang ditinggalkan oleh para Travellers yang telah menghilang. Keheningan kapal diimbangi dengan iringan musik atmosferik karya Nicolas Gueguen, menciptakan nuansa melankolis yang sangat kuat selama eksplorasi.
Dinamika Gameplay dan Manajemen Sumber Daya MIO
Secara mekanis, MIO fokus kuat pada mobilitas udara dan kontrol yang responsif. Android MIO terasa sangat lincah, memberikan pengalaman traversal yang memuaskan.
Kemampuan utama MIO adalah Hairpin. Ini merupakan semacam grappling hook yang menggunakan tendril di kepala MIO. Dengan Hairpin, pemain dapat menarik diri ke arah objek atau musuh tertentu. Developer secara cerdas mendorong pemain untuk selalu melayang di udara. Memukul musuh atau objek tertentu akan me-reset kemampuan lompatan MIO, memungkinkan rantai kombo mobilitas yang berkelanjutan.
Sistem Allocation Matrix dan Modifiers
Untuk kustomisasi, MIO: Memories in Orbit memperkenalkan sistem Allocation Matrix. Pemain dapat memasang berbagai Modifiers, yang berfungsi layaknya chip memori. Chip ini memberikan kemampuan pasif. Contohnya termasuk Analyzer, yang menunjukkan bar kesehatan musuh, atau Protective Overlay, yang menambah satu slot kesehatan.
Namun, kapasitas memori MIO sangat terbatas. Sistem ini memaksa pemain melakukan manajemen sumber daya yang ketat. Pemain harus memutuskan apakah mereka memprioritaskan peningkatan damage serangan atau lebih memilih memiliki indikator kesehatan yang lebih baik di layar.
Analisis Mendalam: Nilai Artistik dan Gameplay MIO Memories in Orbit
Perpaduan antara visual fenomenal dan mekanika traversal yang cerdas adalah keunggulan utama game ini. Eksplorasi terasa memuaskan karena desain dunia yang penuh rahasia. Platforming didesain layaknya teka-teki presisi. Pertarungan bos juga menjadi sorotan. Game menghadirkan hingga 15 bos dan beberapa bos rahasia yang menuntut pemahaman pola serangan yang mendalam.
Di sisi lain, MIO menghadirkan elemen yang terasa menghukum. Sistem mata uang Nacre adalah yang paling kentara. Jika MIO mati, semua Nacre yang belum dikristalisasi akan hilang permanen. Selain itu, ada mekanisme Permanent Health Loss. Ini terikat pada cerita, di mana MIO pada titik tertentu akan melemah dan kehilangan satu slot kesehatan selamanya. Jarak antar save point yang terlalu jauh terkadang membuat runback menuju area bos terasa repetitif.
Untungnya, Douze Dixièmes menyediakan Assist Options. Fitur ini membantu pemain yang menghadapi kesulitan. Opsi seperti Ground Healing (mengisi darah jika berdiri diam), Pacifist Mode (membuat musuh biasa pasif), dan Boss Health Erosion (mengurangi darah bos setiap kali kalah) menjaga ritme permainan. Fitur tersebut memastikan MIO: Memories in Orbit tetap dapat dinikmati oleh pemain kasual tanpa kehilangan tantangan intinya. MIO: Memories in Orbit adalah sebuah 'Powerless Fantasy' yang sukses mendobrak pakem genre dan wajib dicoba.