Derby Indonesia: EVOS vs RRQ di Lower Bracket FFCM SEA 2026
- Garena Indonesia
- EVOS Divine dan RRQ Kazu bertemu di babak eliminasi Lower Bracket pada 13 Maret 2026.
- Abaax dari EVOS Divine optimistis menang 2-0 atas RRQ Kazu melihat hasil fase grup.
- Pemenang laga ini akan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di kompetisi.
Turnamen bergengsi FFCM SEA 2026 Spring menyajikan duel panas bertajuk "Derby Indonesia" antara EVOS Divine dan RRQ Kazu. Pertandingan hidup mati ini berlangsung di babak Lower Bracket pada Jumat, 13 Maret 2026. Kedua tim raksasa tersebut terpaksa saling sikut untuk menentukan siapa yang layak melaju lebih jauh.
Persaingan Sengit di Lower Bracket FFCM SEA 2026 Spring
Hasil kurang memuaskan pada babak Group Stage memaksa kedua tim Indonesia menempuh jalur sulit. EVOS Divine hanya mampu menempati peringkat ketiga di Grup A. Sementara itu, RRQ Kazu terdampar di posisi keempat Grup B setelah gagal meraih poin maksimal.
Kondisi ini menciptakan situasi dramatis bagi penggemar esports tanah air. Pertemuan prematur ini memastikan Indonesia akan kehilangan satu wakilnya di panggung internasional tersebut. Ketajaman strategi dan mentalitas juara kini menjadi kunci utama bagi kedua tim di FFCM SEA 2026 Spring.
Optimisme Tinggi EVOS Divine Hadapi Sang Rival
Pemain andalan EVOS Divine, Muhammad Akbar Mustafa atau Abaax, menyuarakan rasa percaya diri yang tinggi. Ia menilai performa timnya jauh lebih stabil daripada RRQ Kazu selama fase grup. Abaax meyakini Macan Putih mampu mendominasi jalannya pertandingan nanti.
"Kami sudah meraih satu kemenangan di Group Stage, sedangkan lawan belum mendapatkan poin sama sekali," ujar Abaax tegas. Ia menargetkan kemenangan bersih dengan skor 2-0 tanpa memberikan celah bagi lawan. Hal ini menjadi peringatan serius bagi skuat RRQ Kazu sebelum laga dimulai.
Analisis Performa Tim Selama Fase Grup
Sepanjang babak grup FFCM SEA 2026 Spring, tim-tim asal Thailand dan Vietnam memang mendominasi klasemen. EVOS Divine sempat menunjukkan taji saat menundukkan Heavy dengan skor 2-1. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Buriram United dan kalah tipis dari P Esports.
Di sisi lain, RRQ Kazu masih berupaya menemukan performa terbaiknya. Mereka menelan kekalahan beruntun dari WAG, All Gamers Global, dan Team Falcons. Meski kalah tipis 1-2 di laga penutup grup, performa kolektif mereka masih memerlukan evaluasi besar untuk menghadapi laga eliminasi.