Daftar Tim Lolos Playoff MPL ID S17 Terbaru, RRQ Gugur!
- Moonton
- Empat tim terkuat sudah memastikan tiket lolos ke babak playoff lebih awal.
- ONIC Esports mengamankan posisi Upper Bracket setelah mendominasi musim reguler.
- RRQ Hoshi mencatat sejarah buruk karena resmi gugur dari kompetisi musim ini.
Pekan kesembilan Regular Season menyajikan drama besar bagi para penggemar Mobile Legends Indonesia. Saat ini, beberapa tim lolos playoff MPL ID S17 telah mengamankan tiket mereka untuk memperebutkan gelar juara. Pertandingan sisa pekan terakhir ini menjadi penentu hidup dan mati bagi tim papan tengah.
Daftar Tim Lolos Playoff MPL ID S17 dan Perebutan Upper Bracket
Empat tim terkuat telah mengunci posisi mereka di fase berikutnya dengan performa yang luar biasa. ONIC Esports memimpin barisan tim tangguh ini setelah menunjukkan dominasi total sepanjang musim reguler.
Selain ONIC, Team Liquid ID, Dewa United Esports, dan EVOS juga berhasil mengamankan tiket playoff. Mereka kini fokus mengincar posisi menguntungkan di babak penentuan nanti.
Dominasi ONIC Esports dan Kejutan Team Liquid ID
ONIC Esports tampil sangat konsisten sehingga layak menyandang status sebagai kandidat kuat juara. Tim berjuluk "Raja Langit" ini bahkan sudah mengamankan posisi penting di Upper Bracket lebih awal.
Sementara itu, Team Liquid ID membuntuti di posisi kedua setelah membantai Alter Ego dengan skor telak 2-0. Kemenangan krusial ini menjaga asa mereka untuk merebut sisa jatah Upper Bracket.
Harapan Dewa United dan EVOS
Dewa United Esports bersama EVOS juga memastikan langkah mereka ke babak berikutnya setelah tampil impresif. Namun, kedua tim ini masih harus berjuang keras pada hari terakhir pertandingan reguler.
Hasil laga sisa sangat menentukan apakah mereka berhak menempati posisi atas atau bawah. Situasi ini membuat persaingan papan tengah semakin memanas dan sulit terprediksi.
Tragedi Gugurnya RRQ Hoshi di Regular Season
Kabar paling mengejutkan datang dari sang raksasa, RRQ Hoshi, yang harus angkat koper lebih cepat. Tim berjuluk "Raja dari Segala Raja" ini gagal total setelah hanya mengemas satu kemenangan sepanjang musim.