Robot Bella Siap Layani Pengunjung Bandara Soetta dan Kualanamu

Robot Bella
Sumber :
  • angkasapura.co.id

“Robot Bella dapat bergerak secara mandiri atau autonomous (otonom) dalam berkeliling menyapa traveler. Bella dilengkapi dengan sensor dan kamera 360 derajat untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan,” ujar Dorma Manalu.

Resmi: Google Gemini Akan Mendukung Transformasi Besar Siri Apple

Adapun robot Bella ini melengkapi jajaran robot yang telah dioperasikan di Bandara Soekarno-Hatta seperti robot pembersih lantai (robotic scrubber drier), baggage towing tractor, robot DiLo, serta transportasi publik yang juga dapat dioperasikan secara otonom yakni Skytrain guna menghubungkan setiap terminal di bandara.

Lounge umrah

FSR Redstone AMD Diuji: Kualitas Gambar Meningkat, Tapi 'Frame Pacing' Jadi Masalah Utama

Bandara Soekarno-Hatta juga membuka lounge umrah yang terletak di area GCC atau dekat dengan lokasi Stasiun Kereta Bandara. Lounge umrah dilengkapi VIP room, regular room, kantin, kafe dan area parkir yang sangat luas.

Tujuan dihadirkannya lounge umrah ini adalah sebagai area tunggu atau meeting point para jemaah umrah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, agar para jemaah dapat lebih nyaman.

Microsoft Hapus Fitur Collections Edge: Apa Dampaknya?

“Umrah lounge GCC akan melayani jemaah yang menggunakan penerbangan melalui Terminal 3 dengan kriteria perkiraan waktu keberangkatan 5 jam ke depan,” ujar Dorma Manalu.

Dibukanya lounge umrah juga untuk mendukung optimalisasi Terminal 3 di tengah peningkatan lalu lintas penerbangan pada peak season ini.

Tourism Activity Center

Fasilitas lain yang dihadirkan di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Minangkabau (Padang) pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru adalah Tourism Activity Center (TAC). 

TAC menjadi pusat layanan informasi dan promosi pariwisata, aktivasi kegiatan pariwisata, pusat edukasi budaya Indonesia, serta sarana pemasaran produk UMKM dan kerajinan dari seluruh provinsi. 

Lebih dari itu, TAC sendiri akan menghadirkan beragam kegiatan aktivasi untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, di antaranya melalui Parade Budaya yang mempertunjukkan pakaian adat, alat musik tradisional dan kesenian khas daerah dari seluruh provinsi di Indonesia. 

Kehadiran TAC diharapkan dapat turut mendukung perjalanan traveler dalam periode libur Nataru serta meningkatkan customer experience selama traveler berada di bandara.