Bingung Mau Upgrade HyperOS? Berikut 10 Alasan yang Perlu Dipertimbangkan, Sebelum Melakukannya

Xiaomi HyperOS
Sumber :
  • gizmochina.com

4. Ekosistem Xiaomi

img_title Mirip Tumbler, Ternyata Mesin Kopi Portable, Akhirnya Bisa Minum Kopi Enak di Mana Aja!

Salah satu aspek terpenting dari HyperOS adalah "interkonektivitas". Dengan OS baru ini, Xiaomi bertujuan untuk menciptakan sistem terpadu untuk perangkat Xiaomi, termasuk smartphone, tablet, gadget rumah pintar, dan mobil. 

Xiaomi Smart Hub baru di HyperOS memungkinkan Anda melihat status perangkat dan mengontrolnya secara real-time. Pintasan (shortcut) untuk Smart Hub ini juga tersedia di Control Center untuk akses cepat. 

img_title Baterainya King Monster! Bocoran Redmi Note 17 Pro Tawarkan Dimensity 7500 dan Kapasitas 10.000 mAh

5. Kustomisasi Lock Screen

Salah satu faktor yang membuat HyperOS berbeda dari Android skin lainnya adalah kustomisasi lock screen (layar kunci). Xiaomi menyebutnya "Artistic Lock Screen". HyperOS menawarkan berbagai desain layar kunci yang dikategorikan menjadi Classic, Rhombus, dan Magazine. Salah satu opsi kustomisasi yang tersedia adalah depth effect, yang membuat lock screen lebih menarik.

img_title Mengenal Fitur Unggulan Xiaomi Mijia Smart Electric Kettle Pro 5L

5 Hal yang Saya Kurang Sukai Tentang HyperOS

1. Fitur "Dynamic Notch" yang Belum Berfungsi Optimal

Terinspirasi oleh iOS, Xiaomi telah menambahkan fitur mirip Dynamic Island ke HyperOS. Mereka tidak memiliki nama untuk fitur ini, namun banyak yang menyebutnya "Dynamic Notch". Xiaomi bukan merek pertama yang meniru Dynamic Island Apple. Realme, Infinix, dan beberapa produsen Android lainnya sudah melakukannya.

Dynamic Island di iPhone memang menarik dan bermanfaat, namun tidak pada perangkat Android. Saat saya menulis artikel ini, "Dynamic Notch" pada ponsel Xiaomi yang menjalankan HyperOS hanya berfungsi pada beberapa situasi saja, seperti saat mengaktifkan mode Do Not Disturb (DND), beralih ke mode silent, atau menyalakan hotspot seluler.

Meskipun fitur visual ini cukup menarik, terbatasnya kegunaan fitur ini cukup mengecewakan saya. Semoga saja fitur ini akan berfungsi lebih baik dengan pembaruan software di masa mendatang.

2. Bug dan Error

Ada banyak keluhan dari pengguna Xiaomi sejak mereka beralih ke HyperOS. Kebanyakan dari mereka melaporkan perangkat sering crash dan aplikasi menjadi tidak dapat dibuka. OS baru ini masih dalam pengembangan dan secara aktif terus diperbaiki untuk menawarkan pengalaman yang lebih baik. Bukan berarti Anda pasti akan menghadapi masalah-masalah ini setelah menginstal pembaruan HyperOS, tapi ada kemungkinan masalah ini muncul.

Halaman Selanjutnya
img_title