Tak Mau Masuk Grup WhatsApp Sembarangan? Begini Cara Paling Ampuh Memblokir Undangan Dadakan
Di era percakapan digital serbacepat, notifikasi WhatsApp berdenting hampir setiap detik. Ironisnya, tak jarang notifikasi itu justru berasal dari undangan grup yang sama sekali tidak kita inginkan. Mulai dari grup arisan misterius, promosi kripto, hingga obrolan spam bertema “cari cuan”, semua bisa tiba‑tiba muncul tanpa permisi. Bagi sebagian orang, hal semacam ini bukan saja mengganggu—melainkan juga berpotensi melanggar privasi dan menebar hoaks.
Beruntung, WhatsApp kini menyediakan serangkaian pengaturan privasi yang memungkinkan pengguna menentukan siapa saja yang boleh menambahkan mereka ke grup. Dengan kata lain, kontrol untuk menolak undangan dadakan sepenuhnya ada di tangan Anda. Fitur ini sebenarnya bukan hal baru, tetapi Meta—perusahaan induk WhatsApp—terus menyempurnakannya, termasuk menambah opsi “daftar hitam” (blacklist) agar perlindungan makin ketat.
Mengapa Pengaturan Ini Penting?
Pertama, grup anonim kerap menjadi ladang penyebaran spam dan informasi palsu. Kedua, setiap anggota grup otomatis dapat melihat nomor telepon peserta lain—celah yang kerap dimanfaatkan untuk phishing. Selain itu, suasana obrolan yang terlalu ramai dapat menenggelamkan pesan penting dari keluarga atau rekan kerja. Oleh karena itu, mengatur privasi grup adalah langkah awal menjaga ketenangan digital.