Sejarah Momen "One More Thing" Apple: Inovasi Paling Ikonik Jobs

Sejarah Momen "One More Thing" Apple: Inovasi Paling Ikonik Jobs
Sumber :
  • TechRadar

Apple Card Resmi Pindah ke Chase; Adopsi iOS 26 Stagnan
  • Frasa "one more thing" selalu menjadi kejutan penutup ikonik dalam presentasi Apple, memicu kegembiraan masif.
  • Titik awal tradisi ini terjadi pada tahun 1998 ketika Steve Jobs mengumumkan keberhasilan Apple kembali meraih profit.
  • Momen "One More Thing" Apple melahirkan produk revolusioner, termasuk Aqua Design, penunjukan CEO permanen, hingga iPod Shuffle.

20 Tahun MacBook Pro: Transformasi dari Intel ke Apple Silicon

Bagi penggemar sejati Apple, frasa "one more thing" memiliki daya tarik magis. Frasa ini menjadi cara favorit Apple selama puluhan tahun untuk memperkenalkan produk atau fitur baru yang tak terduga. Kehadiran kalimat tersebut selalu berhasil mengirimkan gelombang kegembiraan luar biasa di antara para penggemar.

Saat acara Apple masih diselenggarakan secara langsung, Steve Jobs selalu naik ke panggung dan menyampaikan presentasi utama yang dikenal sebagai 'Stevenote'. Jobs seringkali pura-pura menyelesaikan presentasi, kemudian berhenti sejenak. Akhirnya, dia mengucapkan kalimat khasnya, "sebenarnya, ada satu hal lagi." Momen tersebut menjadi tradisi yang menentukan sejarah inovasi Apple, menciptakan Momen "One More Thing" Apple yang legendaris.

Apple Tunda Rilis iPhone 18 2026: Revolusi Siklus Produk Dimulai

Titik Awal Tradisi: Pengumuman Keuntungan Apple (1998)

Sejarah frasa ikonik ini berakar dari ajang MacWorld San Francisco pada Januari 1998. Setelah memamerkan berbagai aplikasi yang kompatibel dengan perangkat lunak Mac terbaru, Steve Jobs berterima kasih kepada audiens dan berpura-pura meninggalkan panggung.

Sebelum benar-benar pergi, Jobs tiba-tiba menghentikan langkahnya. Dia mengumumkan, "Saya lupa sesuatu. Ada satu hal terakhir yang harus saya beritahu."

Jobs Kembali, Apple Selamat

Jobs kemudian berterima kasih kepada seluruh tim Apple atas kerja keras mereka. Selanjutnya, Jobs mengungkap berita besar: perusahaan akhirnya kembali meraih keuntungan. Ini merupakan kabar yang sangat mendesak saat itu.

Apple sempat berada di ambang kebangkrutan ketika Jobs kembali pada tahun 1997. Dia melakukan restrukturisasi drastis, memotong produk dan layanan yang tidak perlu, mengubah Apple menjadi mesin yang ramping dan menghasilkan profit. Jobs memang belum mengucapkan frasa "one more thing" secara persis, tetapi semua elemen kejutan ada di sana. Inilah dasar gerakan klasik yang disempurnakan Jobs selama tahun-tahun berikutnya.

Kejutan Ganda MacWorld 2000: Aqua dan CEO Penuh Waktu

Halaman Selanjutnya
img_title