Wajib Tahu! Dapodik 2026.b Dirilis, Ini Cara Instalasi dan Deadline Krusial
- Istimewa
- Dapodik 2026.b dirilis pada 13 Januari 2026, wajib untuk pemutakhiran data Semester Genap 2025/2026.
- Versi ini hadir sebagai full installer; operator sekolah wajib menghapus (uninstall) versi lama sebelum pemasangan.
- Batas waktu krusial untuk sinkronisasi data prasarana (tanah, bangunan, ruang) adalah 28 Februari 2026.
- Pembaruan utama fokus pada validasi data kelistrikan, internet, serta penyesuaian mekanisme pendataan PAUD HI.
Seluruh operator sekolah wajib bersiap. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) baru saja merilis Aplikasi Dapodik versi 2026.b. Pembaruan ini resmi berlaku per Selasa, 13 Januari 2026. Semua satuan pendidikan harus segera melakukan pemutakhiran data Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Ini merupakan langkah krusial. Kegagalan sinkronisasi Dapodik berdampak langsung pada penyaluran Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan tunjangan guru.
Dapodik 2026.b: Wajib Uninstall Versi Lama
Pembaruan kali ini membawa perubahan mendasar dalam proses instalasi. Biasanya, Kemendikdasmen hanya merilis patch atau tambalan data. Namun, untuk Dapodik 2026.b, mereka merilisnya dalam bentuk full installer.
Artinya, operator sekolah tidak bisa menumpuk instalasi. Anda diwajibkan menghapus (uninstall) Aplikasi Dapodik versi lama sepenuhnya. Langkah ini penting. Tujuannya adalah untuk menghindari potensi kegagalan sistem maupun konflik data saat registrasi ulang semester genap.
Perbaikan Kualitas Data Pendidikan Nasional
Aplikasi Dapodik 2026.b membawa sejumlah perbaikan signifikan. Perubahan ini secara khusus ditujukan untuk meningkatkan akurasi dan kualitas data infrastruktur serta pendataan peserta didik. Kemendikdasmen memastikan bahwa data yang dikumpulkan selaras dengan kebutuhan analisis direktorat terkait.
Berikut adalah daftar pembaruan penting yang diterapkan dalam versi ini:
- Integrasi PAUD HI: Mekanisme pengambilan data pada Dashboard PAUD HI disesuaikan. Hal ini menjamin keselarasan dengan kebutuhan analisis Direktorat PAUD.
- Validasi Khusus Sekolah Rakyat: Terdapat penyesuaian aturan validasi yang diterapkan khusus bagi Sekolah Rakyat (SR).
- Referensi Buku SIBI: Referensi buku kini disesuaikan. Data bersumber langsung dari Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI). Penyesuaian tampilan juga dilakukan untuk buku berjenis non teks.
Penataan Ulang Data Kelistrikan dan Internet
Salah satu fokus utama pembaruan adalah penataan ulang isian data prasarana. Kemendikdasmen menambah elemen isian untuk data kelistrikan dan layanan internet. Mereka melakukan penataan ulang isian ini agar lebih terstruktur dan terstandar.
Lebih lanjut, Kemendikdasmen menerapkan validasi wajib isi. Artinya, operator harus mengisi data kelistrikan dan internet. Jika tidak, proses sinkronisasi akan tertunda.
Perlu dicatat, proses perekaman peserta didik baru (PD Baru) kini tidak lagi melalui Dapodik lokal. Perekaman PD Baru bagi jenjang PAUD/SD telah dipindahkan ke laman https://sp.datadik.kemendikdasmen.go.id.
Panduan Instalasi dan Sinkronisasi: Jangan Sampai Terlambat
Operator sekolah harus segera mengunduh file installer dan prefill dari sumber resmi. Gunakan laman resmi Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Link resmi Dapodik 2026.b adalah https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan.
Kemendikdasmen mengimbau operator untuk hanya mengunduh dari tautan resmi ini. Ini berguna untuk menjaga keamanan dan integritas data sekolah.
Langkah-langkah instalasi yang harus Anda ikuti adalah:
1. Unduh installer Aplikasi Dapodik 2026.b sesuai jenjang pendidikan.
2. Lakukan instalasi penuh setelah uninstall versi sebelumnya.
3. Refresh laman Aplikasi Dapodik (Ctrl+F5) untuk memastikan pembaruan.
4. Lakukan registrasi, baik daring maupun luring. Pastikan Anda mengunduh prefill terbaru jika memilih metode luring.
5. Masuk dengan username dan password lalu pilih Semester Genap 2025/2026.
6. Pastikan versi yang tampil adalah 2026.b.
7. Input data sesuai kondisi riil.
8. Lakukan validasi data menggunakan akun kepala sekolah.
9. Klik tombol Sinkronisasi data.
Dampak Keterlambatan dan Batas Waktu Kritis Pemutakhiran Data
Kemendikdasmen telah menetapkan tenggat waktu yang ketat. Batas waktu pemutakhiran data prasarana meliputi tanah, bangunan, dan ruang paling lambat 28 Februari 2026. Kepatuhan terhadap batas waktu ini sangat penting.
Operator sekolah harus memprioritaskan sinkronisasi data prasarana sebelum tenggat tersebut. Keterlambatan dalam sinkronisasi Dapodik 2026.b memiliki konsekuensi langsung. Risiko utamanya adalah tertundanya atau terhambatnya proses penyaluran dana BOSP serta tunjangan profesi guru (TPG) di semester ini. Segera unduh, instal, dan validasi data Anda.